oleh

Omset Wisata Nangkula Park Rp1,5 Miliar, Pemdes Kendalbulur Bakal Alokasikan Subsidi Bagi Warganya

Tulungagung, (afederasi.com) – Pemerintah Desa (pemdes) Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu telah merencanakan pemberian subsidi gratis pada empat sektor untuk masyarakat kurang mampu di desa setempat.

Adapun empat sektor itu meliputi, sektor pertanian, sektor kesehatan, sektor pajak bumi dan bangunan (PBB), dan pada sektor pendidikan.

Kepala Desa Kendalbulur, Anang Mustofa menjelaskan pihaknya akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp250 juta setiap tahunnya, untuk pemberian subsidi pada empat sektor tersebut, yang dimulai pada 2021 mendatang.

“Semua dana itu diambil dari omset pendapatan Nangkula Park, Badan Umum Milik Desa (BUMDes) Larasati Desa Kendalbulur. Ini melihat pendapatan kotor Nangkula Park terhitung dari bulan Juli sampai Oktober lalu sebesar Rp1,5 miliar,” jelasnya.

Anang memaparkan subsidi pada sektor pertanian nanti berupa pemberian benih untuk para petani di Desa Kendalbulur. Dana yang di anggarkan sebesar Rp60 juta untuk 500 rumah.

“Nanti per rumah di berikan satu karung benih, estimasi harganya sekitar Rp100 ribu per karung, dan berisi 5 kilogram (kg),” tambahnya.

Baca Juga  Nikmatnya Soto Gentong yang Menggugah Selera

Anang melanjutkan, pada sektor kesehatan pemdes akan memberikan tabungan untuk ibu hamil dari keluarga yang kurang mampu. Tentunya bagi keluarga yang belum ter cover dalam progam yang diberikan oleh pemerintah seperti halnya Progam Keluarga Harapan (PKH).

Tidaka hanya itu, pemdes akan mengaktifkan kembali unit simpan pinjam BUMDes yang bekerjasama dengan salah satu bank. Adapun dana yang diberikan sebesar Rp500 ribu per ibu hamil.

“Nantinya data penerima akan di seleksi terlebih dahulu oleh pemdes, apakah sudah menerima PKH atau belum,” ujarnya.

Sektor selanjutnya yakni subsidi untuk PBB hunian warga Kendalbulur, estimasi dananya sebesar Rp50 juta untuk seribu rumah warga. Subsidi terakhir di sektor pendidikan. Nantinya pemdes akan memberikan beasiswa baik formal maupun non formal untuk siswa yang tidak mampu, namun memiliki prestasi akademik maupun non akademik seperti halnya atlet.

“Terkait ini nanti ada koordinasi lebih lanjut dengan kepala sekolah. Disiapkan dana subsidi sebesar Rp50 juta untuk satu tahun, dimulai pada tahun ajaran baru nanti,” jelasnya. (er/ dn)

Baca Juga  Gali Potensi, Pemkot Blitar Gelar Festival Wisata Kuliner Dan Produk Unggulan

News Feed