oleh

Destinasi Wisata Trenggalek Tutup Hingga 4 Januari

Trenggalek, (afederasi.com) – Bagi pecinta traveller yang berencana berwisata ke Kota Keripik Tempe Trenggalek harus mengurungkan niatnya. Pasalnya, pemerintah setempat memperpanjang masa penutupan destinasi wisata hingga 4 Januari 2021.

“Dalam surat edaran yang baru, ada penambahan tiga item dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Salah satunya menutup destinasi wisata hingga tangal 4 Januari,” ungkap Sunyoto Kepala Dinas Disparbud Trenggalek, Rabu (30/12/2020).

Menurut Sunyoto, tidak ada yang berubah dalam surat edaran penanganan pandemi Covid-19 yang lama menjelang pergantian tahun baru.

“Jadi yang lama masih tetap dipakai, namun ada penambahan tiga item yakni terkait penutupan lokasi destinasi wisata yang semula dimulai 31 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021, akan diperpanjang hingga 4 Januari 2021,” terangnya.

Kemudian lanjut Sunyoto, ada pembatasan aktivitas jam malam, sesuai surat edaran dari Sekretariat Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur dengan menerapkan jam malam mulai pukul 20.00 – 04.00 WIB.

Sedangkan item ketiga bagi warga luar daerah yang akan masuk ke Trenggalek harus membawa surat keterangan bebas Covid-19 dengan rapid antigen minimal 3 hari sebelum.

Baca Juga  Nikmatnya Soto Gentong yang Menggugah Selera

“Ketiga item ini telah sesuai dengan surat edaran Sekdaprov dan harus dilaksanakan oleh daerah,” jelasnya.

Sunyoto juga menerangkan, terkait penutupan destinasi wisata dipastikan tutup total. Sehingga di lokasi destinasi wisata mulai dari warung dan sovenir wajib tutup.

Sedangkan untuk penerapan jam malam juga harus disesuaikan. Artinya warung dan tempat hiburan serta mall semua tutup sesuai peraturan di jam malam.

“Dalam hal ini tentu kita sebatas menginstruksikan bidang yang kami ampu, untuk lainnya seperti pasar dan tempat lain ada di Dinas terkait,” tuturnya.

Ditambahkan Sunyoto, dalam pola pengamanan Disparbud akan menerjunkan tim monev. Sehingga petugas mulai dari tim Covid-19 dan tim destinasi wisata sudah ada untuk menjaga ketat.

“Tak hanya itu, nanti semua jajaran akan bersama untuk berkolaborasi, karena satgas Desa juga ikut bertanggungjawab dalam hal ini. Jadi nanti ada sebaran yang ditempel dilingkup lokasi destinasi wisata dan warung,” pungkasnya. (pb/yp)

News Feed