oleh

PG PAUD UNESA Sukses Gelar Workshop Online Pembuatan Media Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 25 Oktober 2020. Ketidakpastian akhir dari pandemi Covid-19 membuat para orangtua dan guru masih harus berkutat dengan pembelajaran jarak jauh. Pada kondisi ini guru harus melakukan adaptasi dan inovasi agar kegiatan pembelajaran tetap dapat terlaksana. Semua jenjang pendidikan harus merencanakan kegiatan dengan menyesuaikan aturan yang ada sehingga peserta didik dapat terlayani dengan baik. Tidak terkecuali di Jenjang awal pendidikan yakni pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dimana anak membutuhkan arahan dan pendampingan yang extra dibandingkan dengan peserta didik di jenjang pendidikan yang lain. Hal inilah yang mendorong Jurusan Pendidikan Guru PAUD Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan workshop online dengan tema Strategi Pembelajaran Jarak Jauh Bagi Pendidikan Anak Usia Dini.

Tahun 2020 adalah tahun cobaan bagi bangsa Indonesia dengan adanya Wabah Pandemi COVID- 19 yang mendunia. Salah satu bidang yang paling terdampak dari kondisi ini adalah bidang pendidikan. Pendidikan yang semula dilaksanakan secara tatap muka langsung harus melakukan kegiatan belajar mengajar dalam bentuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dibagi ke dalam dua pendekatan, yakni daring, luring, maupun kombinasi keduanya. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di Lingkungan Satuan Pendidikan berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19).

Workshop yang semula dirancang hanya untuk para guru PAUD di lingkungan Kabupaten Lamongan, ternyata diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Tercatat ada 50 lembaga dari berbagai wilayah di Indonesia yang turut serta pada acara ini. Hal ini menandakan bahwa tema pelatihan ini memang dibutuhkan oleh para guru. Para guru berharap bisa lebih inovatif dalam mendesain pembelajaran jarak jauh bagi anak usia dini. Tidak hanya itu, dalam membuat media pembelajaran jarak jauh guru juga dituntut agar media yang dihasilkan dapat dipraktikkan oleh anak denga bimbingan orangtua.

Eka Cahya Maulidiyah, salah satu pemateri pada acara ini menuturkan bahwa sebenarnya membuat media pembelajaran yang inovatif berbasis digital bukanlah hal yang sulit. Bahkan bisa dilakukan dengan berbekal aplikasi yang selama ini telah lama dikenal dan digunakan para guru, seperti halnya Microsoft Power Point (PPT) atau memanfaatkan media Youtube. Sebagai tindak lanjut dari workshop online ini, para peserta diminta untuk membuat media pembelajaran digital untuk sekolah masing-masing dan dikirimkan kepada panitia. Media pembelajaran digital terbaik, mendapatkan reward dari panitia penyelenggara.

News Feed