oleh

Asal Usul Kebiasaan Menggunakan Alas Kaki

Salah satu bentuk alas kaki yang menjadi favorit semua orang di berbagai kalangan yaitu Sandal.  Sebuah  kebiasaan  bagi  seluruh  manusia  untuk  menggunakan  sandal  saat  akan beraktivitas di luar rumah. Sandal pertama kali digunakan oleh Raja Menes dari Mesir Kuno pada waktu sekitar 2000 SM. Lalu bagaimanakah kisah dibalik transformasi sandal dari berbagai zaman dan negara yang kemudian melahirkan kebiasaan bagi seluruh orang di dunia untuk menggunakan alas kaki.

Perjalanan transformasi sandal sampai hari ini bukanlah hal yang praktis. Dimulai dari Raja Menes yang memimpin Mesir pada tahun 3.100 SM dan mampu mempersatukan Mesir dari hulu hingga hilir dalam satu kerajaan membuat Raja Menes akan selalu memiliki aktivitas di luar kerajaan. Tidak hanya menunggu untuk memiliki aktivitas di luar, seorang raja juga dapat dilihat status sosialnya ketika Ia menggunakan sandal atau alas kaki. Karena pada saat itu hanya para bangsawan saja yang dapat menggunakan sandal. Pada saat itu juga jalanan yang mulus serta nyaman belum ada. Sehingga lahirlah fungsi utama dari alas kaki yaitu untuk melindungi kaki dari segala macam ancaman bahaya. Selain itu, sandal juga dapat menunjukkan status sosial yang dimiliki seseorang. Oleh karena itu, Raja Menes selalu membawa pengrajin sandal kemanapun Ia pergi. Salah satu sandal yang digunakan oleh Raja Menes ini mendapat predikat sandal tertua di dunia dan saat ini berada di British Museum, London. Sandal legend itu terbuat dari bahan dasar papirus. Setelah peristiwa ini banyak tersebar di berbagai negara mengenai alas kaki.  Sehingga banyak  versi  dari  berbagai  negara  yang  menciptakan  produk  sandal  dengan beraneka ragam keunikan bahan. Salah satunya Amerika. Setelah perang dunia ke II Amerika menciptakan sandal dari bahan dasar karet yang lebih ringan dan lentur, sehingga nyaman untuk digunakan. Terinspirasi dari product Amerika tersebut Amir Djohan selaku pemilik PT. Sinar Jaya Prakarsa sebagai produsen sandal pertama, terbesar, dan legend di Indonesia yaitu sandal

Swallow. Sebagai pelopor utama keberadaan Sandal di Indonesia, Swallow mampu membuat brand tersebut top of mind di berbagai kalangan masyarakat.

Baca Juga  Uji Klinis Vaksin Covid-19 Tahap ke-3 Keluar Akhir Januari 2021

Begitulah kilas balik singkat mengenai sandal yang tanpa disadari secara turun temurun dan terus menerus kita gunakan sebagai sebuah kebiasaan. Hal ini didasari oleh seringnya kita melihat dan mendengar pesan Ibu semasa kecil untuk selalu menggunakan alas kaki saat bermain di luar rumah. Sehingga tidak terasa bahwa menggunakan alas kaki menjadi kebutuhan primer bagi setiap orang.

Salah satu bukti nyata saat ini banyak orang dari berbagai golongan usia gemar menggunakan sandal di berbagai tempat ataupun situasi bahkan ada juga sebagian orang yang menggunakan sandal sebagai salah satu elemen penunjang outfit mereka. “Saya adalah generasi muda yang sangat simple, jadi kalau kemana-mana sukanya pake sandal aja yang simpel kecuali ketempat-tempat yang perlu outfit formal ya” ujar Antonius salah satu pemakai aktif sandal. Saat ini berbagai macam merek ternama memproduksi sandal yang dapat menunjukkan secara langsung status sosial mereka melalui sandal yang digunakan. Tidak hanya itu saja, sandal juga dikenal memiliki fungsi utama yang tidak pernah luntur dari masa ke masa yaitu melindungi kaki manusia. Dengan begitulah lahir istilah kata Sandal yang merupakan alas kaki utama untuk melindungi kaki manusia. (MA)

Baca Juga  Impor Vaksin Covid-19 Bebas Bea Cukai dan Pajak

News Feed