oleh

Sempat Tertunda, Pengurus PBSI Kota Marmer Periode 2019-2023 Akhirnya Resmi Dilantik

Tulungagung, (afederasi.com) – Setelah sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Tulungagung  periode 2019-2023 akhirnya resmi dilantik pada Minggu (26/7/2020).

Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum PBSI Jawa Timur (Jatim) Joko Purnama di Hall Crown Victoria Hotel, dan dihadiri anggota Fraksi PDIP DPR RI Arteria Dahlan, Bupati Maryoto Bhirowo, Kapolres AKBP Eva Guna Pandia, serta Ketua DPRD Marsono.

Sebelum dilantik, terlebih dahulu Joko Purnama membacakan susunan pengurus PBSI Tulungagung periode 2019-2023 hasil Muskab 2019 yang lalu.

Adapun sebagai dewan pembina yakni Bupati Tulungagung, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga, serta Komite Organisasi Nasional Indonesia (KONI) Tulungagung. Kemudian sebagai dewan penasehat yakni Santoso, Isman, dan Ishariadi.

Selanjutnya Ketua Umum Susilowati, dan wakil ketua yakni Tri Agus Priyono, serta Yitno. Sekretaris diisi oleh Eko Samsul Hadi dan Samsu Huda. Bendahara, Retno Murnisari dan Iwan Prasetyo. Untuk koordinator Bidang-bidang, M Aminun Jabir.   

Bidang Organisasi dan Keabsahan diketuai oleh AKP Siswanto dengan anggota Ipda Yoyok Wahyu, Imam Masruki, dan Irfan Dwi Cahyono.

Baca Juga  Gasak Ponsel, Residivis Bertato Kembali Dibui

Bidang Pertandingan dan Perwasitan diketuai Saifur Rohman dengan anggota Sri Utami, Irfan Efendi, dan Sandri Primandanu.

Bidang Pembinaan, Prestasi,  Pelatihan diketuai Edi Siswanto dengan anggota M Farod Zamzami, dan Abdul Hakim.        

Bidang  Penggalangan Dana dan Usaha diketuai Iptu Sukardi dengan anggota Eka Mintaya, Whendra Tri Santoso, dan Widya Salsabila.

Bidang Logistik diketuai Suherman Welly dengan anggota Heri Isdianto, Abdul Ghofar, dan Tri Hono Sesandi.                  

Bidang Hubungan Masyarakat diketuai Jujuk Cahyono dengan anggota Arifin, dan Elfitami.

Ketua Umum PBSI Tulungagung Susilowati saat menerima bendera PBSI dari Sekretaris PBSI Jatim Joko Purnama seusai pelantikan (Foto : yoppy/afederasi.com)

Dalam kesempatan tersebut Joko Purnama mengatakan, meski pelantikan ini sempat tertunda akibat Covid-19, namun pihaknya optimis tidak mengganggu program kerja atau pembinaan PBSI. Terlebih, selama enam bulan terakhir ini semua organisasi keolahragaan memang sedang vakum.

“Kami akui akibat Covid-19 ini sangat berdampak besar, tetapi ini tidak dialami di PBSI saja. Melainkan semua organisasi olahraga,” katanya.

Bahkan lanjut Joko, even turnamen yang telah tertata rapi juga terpaksa dibatalkan. Namun dengan kondisi ini harus diambil hikmah dan sisi positifnya. Artinya, saat pandemi ini bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan pembinaan dan merapatkan barisan kepengurusan.

Baca Juga  Tak Bermasker, Puluhan Pemuda Disanksi Push Up

“Saya melihat kepengurusan PBSI yang baru di Tulungagung ini sangat kompleks. Ada eksekutif, legeslatif, hingga aparat penegak hukum. Kami optimis mereka bisa mencetak dan mengukir prestasi,” ungkapnya.

Diakhir pernyataannya, Joko berpesan kepada KONI Tulungagung agar meningkatkan uang pembinaan untuk PBSI. Sebab, pihaknya meyakini prinsip Jerbasuki Mowo Bea, artinya sebuah prestasi tidak akan mudah dicapai tanpa adanya pengorbanan dan biaya untuk melangkapi sarana dan prasarana.

“Semoga PBSI Tulungagung kembali bisa mengukir sejarah seperti era tahun 1970 hingga 1980 yang memiliki atlet bertaraf nasional,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Maryoto Bhirowo mengharapkan, PBSI Tulungagung tidak hanya mencetak atlet-atlet yang profesional saja. Namun harus bisa menjadikan bulutangkis sebagai alat perekat bangsa.

“Saya ucapkan selamat kepada pengurus yang baru, dan semoga PBSI bisa mengharumkan nama Tulungagung,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Umum PBSI Tulungagung Susilowati mengatakan, pasca pelantikan ini pihaknya akan segera melakukan penataan internal kepada pengurus. Hal ini menyamakan visi dan misi PBSI Tulungagung hingga 2023 mendatang.

Baca Juga  Simpan Ratusan Pil Dobel L, Pria Besole Diciduk Polisi

“Secepatnya, kami akan membahas dan melaksanakan tugas dan kewajiban masing-masing bidang,” jelasnya.

Disinggung apakah program yang akan dijalankan untuk mencetak atlet yang handal, Susi mengatakan akan segera membentuk pusat latihan tingkat kabupaten, meningkatkan kesejahteraan pengurus Persatuan Bulutangkis (PB), serta merangsang agar jumlah klub bulutangkis bertambah.

“Sementara ini di Tulungagung masih ada 9 klub, nah ini perlu ditambah agar semakin banyak bibit-bibit yang terwadahi,” pungkasnya. (yp)

News Feed