oleh

Berlatih Paralayang, Pemuda Ini Tersangkut di Pohon

Tulungagung, (afederasi.com) – Kejadian mendebarkan terjadi disalah satu tebing Widodaren masuk Desa/Kecamatan Besuki pada Jum’at (31/7/2020) petang. Dimana, seorang pemuda yang sedang berlatih olahraga paralayang tersangkut pohon di tebing setempat.

Beruntung, korban yang bernama Rifat (19) warga Dusun Tumpuk Desa Besuki ini berhasil dievakuasi oleh anggota Basarnas dan tidak mengalami cidera yang fatal.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui PS Paur Humas Bripka Endro Purnomo mengatakan, kejadian tersebut bermula saat korban ditemani temannya yang bernama Adim hendak berlatih olahraga Paralayang sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, korban ini memang sudah sering berlatih di lokasi.

“Jadi korban ini adalah seorang atlet paralayang yang pernah juara 2 kategori kelompok usia 18 tingkat Propinsi dan sudah terbiasa berlatih di Widodaren,” katanya.

Seperti hari-hari sebelumnya lanjut Endro, mengawali latihan korban selalu mengecek kesiapan alat dan memantau perkembangan cuaca. Saat itu situasi angin cukup baik.

“Setelah semua peralatan siap, akhirnya korban mulai menaikkan paralayangn,” imbuhnya.

Endro melanjutkan, sekitar 2 menit mengudara tiba-tiba ada angin besar yang membuat parasut paralayang oling dan tersangkut dipohon yang berada di tebing Widodaren. Mengetahui itu, teman korban yang bernama Adim langsung menghubungi orang tua korban.

Baca Juga  Yatim Muhaimi: Tidak Yakin Terinveksi Virus Corona

“Karena mereka tidak bisa mengevakuasi korban, akhirnya meminta bantuan ke Polsek Besuki dan diteruskan ke Basarnas Trenggalek,” katanya.

Masih menurut Endro, korban baru bisa dievakuasi dengan kondisi sehat dan selamat sekitar pukul 19.30 WIB. Berdasarkan pengakuan korban, selama ini ia berlatih tanpa ada pendampingan dari pelatih.

“Alhamdulilah korban bisa dievakuasi dengan selamat,” pungkasnya. (yp)

News Feed