oleh

Tatang Suhartono Masuk Bursa Polling Cawabup, Politik Transaksional Bisa Buka Celah Hukum

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Tatang Suhartono

Tulungagung (Afederasi.com) – Nama Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, TatangSuhartonomasuk bursa polling calon wakil bupati mendampingi Bupati Maryoto Birowo periode 2019-2023 sudah tidak asing bagi PDIP. Pasalnya Tatang juga menjabat plt Asisten II Setda setempat pernah mendapat rekom dari PDIP pada pemilihan kepala daerah tahun 2014 berpasangan dengan mantan ketua DPC PDIP, Isman.

“Saya dulu mendapat rekomendasi tidak membayar mahar,”kelakar Tatang Suhartono kemarin.

Disinggung soal pencalonan menjadi AG 2 (sebutan wakil bupati), mantan Kepala Dinas Pertanian menegaskan dia juga mempunyai keinginan untuk jabatan tersebut. Akan tetapi Tatang mengaku hanya mempunyai banyak pengalaman selama menjadi pejabat di lingkup pemerintahan kabupaten setempat.

“Kalau ditanya ingin dicalonkan sebagai cawabup. Saya tidak bisa munafik. Saya pikir semua orang yang merasa mempunyai kapasitas pasti jawab kepingin,”kata Tatang dengan tertawa lepas.

Meski bersedia dicalonkan sebagai AG 2, mantan Kabag Perekonomian itu mengaku tidak mempunyai banyak ongkos politik. Menurutnya kondisi Kabupaten Tulungagung yang masih dalam cengkraman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemilihan wakil bupati yang dipilih oleh 50 anggota DPRD sebaiknya menghindari transaksi politik. Jika awal pemilihan wakil bupati sudah seperti itu. Maka tidak menutup kemungkinan bisa membuka celah hukum kedepan.

Baca Juga  Bus KPK Tiba Di Kota Marmer, Ini Isinya

“Ongkos politik yang demikian mahal. Bakal calon mau mengembalikan pakai uang apa?,”tanya Tatang.

 Oleh karena itu lanjut Tatang kasus OTT di Tulungagung harus menjadi pembelajaran bersama. Lebih baik pemerintahan kedepan menggandeng KPK dalam segala kebijakan. Sehingga roda pemerintahan bisa berjalan normal. Dia memberikan contoh kongkrit. Paska OTT KPK akhir 2018 silam. Banyak kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong. Selain itu lelang proyek banyak yang gagal karena tidak ada yang berani menawar apalagi membagi-bagi proyek.

Apakah sudah berkomunikasi dengan elit-elit PDIP?.Tatang kembali menegaskan dia sudah mengetahui betul kriteria siapa-siapa yang akan direkomendasi oleh PDIP. Bahkan DPP nampaknya sudah turun gunung untuk mengetahui secara pasti siapa-siapa di daerah yang layak untuk menjadi AG 2. Semua orang bisa berharap tapi hanya DPP PDIP dan Nasdem yang mengeluarkan rekom.

Apakah PDIP akan mencalonkan orang dari luar Tulungagung?. Menurutnya tidak menutup kemungkinan hal itu bisa terjadi. Banyak kader PDIP yang potensional dan mampu berkomunikasi baik antar parpol, pemerintahan dan forpimda.

Baca Juga  Sebelas Orang Ikut Fit And Proper Test Bacawabup Tulungagung, Di Kantor DPD Jatim

“Dalam politik segala kemungkinan pasti ada,”pungka Tatang. (am)

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed