oleh

Satu Bapaslon Positif Covid-19, Tes Kesehatan Ditunda

Trenggalek, (afederasi.com) – Salah satu bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek 2020 dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19. Imbasnya, persyaratan tes kesehatan bapaslon tersebut yang seharusnya dijadwalkan pada Senin sampai Selasa (7-8/9/2020) harus ditunda.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek Gembong Derita Hadi mengatakan, berdasarkan peraturan dan persyaratan pelaksanaan tes kesehatan harus menyertakan hasil swab negatif Covid-19. Karena bapaslon tersebut hasil Swabnya positif, maka tidak diperkenankan masuk  ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr Ramelan Surabaya untuk mengikuti tes kesehatan.

“Jadi nanti yang bersangkutan ini akan mengikuti tes kesehatan lanjutan hingga ada bukti swab yang menyatakan bapaslon itu negatif,” ungkapnya Sabtu (12/9/2020).

Dijelaskan Gembong, meskupun yang terkonfirmasi positif hanya salah satu orang dari bapaslon tersebut, namun sesuai aturan dalam pemenuhan persyaratan pencalonan, semua harus dilakukan secara berpasangan. Artinya, pasangannya ini juga harus mengikuti, dan menunda tes kesehatan.

“Memang untuk yang satunya negatif, namun tidak mungkin bapaslon hanya satu orang. Makanya kami tunda pelaksanaan tes kesehatannya,” terangnya.

Baca Juga  Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Dewan : Targetkan Ada Terminal Tipe B

Disinggung siapakah bapaslon yang dimaksud lanjut Gembong, pihaknya belum bisa mengungkapkannya.

“Sebenarnya sebelum melakukan pendaftaran pada Jumat (4/9/2020) lalu, bapaslon tersebut telah melakukan tes swab. Namun hasilnya belum keluar, hingga melakukan pendaftaran dengan menyerahkan hasil rapid test yang menyatakan non reaktif,” tuturnya.

Dari situ masih kata Gembong, bapaslon bersangkutan diminta kembali untuk melakukan tes swab di tempat yang sama. Untuk hasilnya baru keluar pada Senin (7/9/2020) malam dan dinyatakan positif.

“Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani isolasi di rumah yang berada di luar Trenggalek, dan KPU akan terus memantau perkembangan kondisi yang bersangkutan,” ucapnya.

Gembong menambahkan, dengan kondisi seperti itu KPU telah melakukan rapat pleno. Dari hasil pleno, ada perubahan jadwal tes kesehatan serta tahapan evaluasi.

Direncanakan jika memungkinkan, bapaslon ini akan mengikuti tes kesehatan pada Kamis-Jumat (17-18/9/2020) depan. Hal itu diambil, mengingat kondisi yang bersangkutan saat ini terkonfirmasi positif tanpa gejala. Sehingga berdasarkan keterangan medis, virus yang ada bisa mati selama 10 hari kedepan.

Baca Juga  MTQ Kapolda Jatim Cup antar Perguruan Pencak Silat Resmi Digelar

“Jadi kami optimis penetapan pasangan calon (paslon) akan kami lakukan sesuai jadwal pada Rabu (23/9/2020) mendatang,” pungkas Gembong. (pb/yp)

News Feed