oleh

Sapa Warga Tembok Dukuh, Machfud Arifin Singgung Daya Beli hingga Pasar Loak

Surabaya, (afederasi.com) – Calon Walikota (Cawali) Surabaya Machfud Arifin terus bergerilya mencari dukungan untuk memenangkan Pilkada 2020, Terbaru, mantan Kapolda Jawa Timur (Jatim) tersebut mendatangi warga Jalan Demak Jaya masuk Kelurahan Tembok Dukuh Bubutan, Selasa (13/10/2020).

Dalam kunjungannya, pria yang akrab disapa MA tersebut menyinggung menurunnya daya beli masyarakat hingga keberadaan pasar loak yang menjadi tumpuan pencaharian warga Jalan Demak Jaya.

“Turunnya daya beli masyarakat akibat minimnya lapangan pekerjaan, untuk itu kami berjanji akan menambah lapangan pekerjaan baru yang mampu menaikkan daya beli warga,” kata Machfud Arifin.

Machfud Arifin  mengungkapkan, untuk meningkatkan daya beli masyarakat pihaknya akan membuka lapangan pekerjaan 100 ribu per tahunnya. Artinya, warga jangan hanya diberi makanan, tapi pekerjaan.

Menurutnya, melalui ketersediaan lapangan pekerjaan yang cukup, seseorang akan mendapat penghasilan. Ia meyakini, dengan penciptaan lapangan kerja tersebut, tidak akan ada lagi ketergantungan pada bantuan.

“Selama ini kan tidak? Selalu berharap dari pemerintah. Jangan, jangan berharap,” tutur MA, sapaannya.

Baca Juga  Selundupkan Sabu dalam Pasta Gigi, Pembesuk Tahanan Turut Dibui

Untuk itu Cak Machfud, sangat berharap, apabila terpilih memimpin Surabaya dalam laga Pilwali Surabaya 9 Desember 2020 mendatang, warga Surabaya mampu menghidupi dirinya sendiri tanpa bergantung bantuan.

Warga Surabaya kata MA, harus memiliki kemampuan usaha mandiri yang bisa meningkatkan daya beli melalui pembukaan lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Masio rego panganan mek limangewu, lek gak nduwe duwek yo abot (Biarpun harga makanan itu Rp5 ribu, kalau tidak memiliki cukup uang ya berat, red). Kalau punya duit ya bisa. Itu yang kami maksud,” urainya dengan logat Suroboyoannya.

Ditanya Pasar Loak yang hingga kini masih menjadi tumpuan warga Jalan Demak, MA menilai perlu menata kembali keberadaan pasar barang bekas terbesar di Surabaya tersebut. Ia berharap, ada aset lahan milik Pemkot Surabaya yang bisa dibangunkan untuk Pasar Loak.

“Yang memiliki pelayanan dengan servis prima, dan memiliki sertifikat jualan. Jadi, ke depan akan kami tata lebih baik dan representatif,” tukasnya. (al/yp)

News Feed