Rabu, 10 April 2019, 09:00 WIB

PKB Targetkan 12 Kursi DPRD

Afederasi.com – Pemilihan legislator (pileg) tahun 2019 dengan sistem penghitungan  Sainte Lague  lebih menguntungkan partai politik (parpol) menengah ke atas. Beberapa parpol berani menarget jumlah kursi lebih banyak dibandingkan dengan pemilu 2014 silam.

Seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tulungagung Jawa Timur. Partai yang didirikan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menargetkan 12 dari jumlah total 50 kursi DPRD Tulungagung.

“Kami ingin mengembalikan perolehan kursi PKB pada pemilu 1999 dan 2004, yaitu 12 kursi,”tegas ketua DPC PKB Adib Makarim kemarin.

Adib Makarim juga sebagai wakil ketua DPRD menjelaskan penghitungan suara pemilu yang berubah-berubah membuat seluruh partai harus menyiapkan strategi yang berbeda. Pada pemilu 2009 PKB mendapatkan 5 kursi dan 2014 bertambah 1 menjadi 6 kursi. Turunya perolehan kursi tersebut disebabkan beberapa faktor, diantaranya karena sistem pemilu awalnya dengan nomor urut menjadi suara terbanyak.

Dia mencontohkan pada sistem nomor urut. Pemilih hanya mencoblos partai politik. Saat tahun 1999 masyarakat berada pada posisi transisi pemerintahan dari rezim orde baru ke reformasi. Masyarakat masih mempunyai semangat untuk perubahan.

“Partisipasi masyarakat sangat tinggi bahkan ada yang menyumbang logistik berupa kaos, spanduk dan lain sebagainya,”kata Adib Makarim

Berbeda ketika sistem pemilu suara terbanyak mulai tahun 2009. Menurutnya sistem suara terbanyak personal caleg menjadi salah satu faktor penting dalam meraup suara. Partai politik banyak yang menggaet caleg di luar pengurus partai demi meraup suara banyak. Sistem ini yang juga menyebabkan maraknya money politics.

Masih menurut Adib Makarim dengan sistem Sainte Lague. Perolehan suara PKB di daerah pemilihan (dapil) IV Tulungagung. PKB mendapatkan dua kursi. Karena sistem yang lama dengan sisa suara. PKS mendapatkan satu kursi.

Disinggung soal target naik 100 persen perolehan kursi. Adib Makarim mengintruksikan kepada seluruh caleg untuk berbaur dengan masyarakat, menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat. Selain itu caleg harus mempu mempunyai program-program pembangunan.

“Silahkan caleg PKB menggalang massa dengan cara-cara yang tidak melanggar aturan,”pungkas Adib Makarim. Berdasarkan data KPU Tulungagung hasil pemilu 2014. PDIP mendapatkan 12 kursi, Gerindra dan Hanura masing-masing 7 kursi, PKB 6 kursi, PAN dan Golkar masing-masing 5 kursi, Demokrat 4 kursi, PKS 2 kursi, Nasdem, PPP dan PBB masing-masing 1 kursi. (am)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed