oleh

Pilkada Kota Pahlawan Kian Menghangat, Paslon Mulai Banjir Dukungan

Surabaya, (afederasi.com) – Pemungutan suara Pilkada 2020 tinggal menyisakan sembilan minggu. Namun demikian, suhu politik di Kota Pahlawan semakin menghangat. Hal ini setelah masing-masing pasangan calon (paslon) mulai terang-terangan mendapat dukungan.

Seperti halnya paslon nomor urut dua Machfid Arifin-Mujiaman, keduanya mendapat angin segar setelah 14.800 anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Suramadu mendeklarasikan diri secara resmi mendukungnya.

Ketua Tim LPM Suramadu Abdul Rohim mengatakan, pihaknya akan terus berjuang hingga ke akar rumput dan tidak mengenal waktu untuk mengkampanyekan Machfud Arifin-Mujiaman. LPM Suramadu solid dan satu suara mengawal paslon nomor urut 2.

“LPM Suramadu siap memenangkan Machfud Arifin-Mujiaman. Kita di tim akar rumput sudah turun ke bawah untuk memenangkan Pak MA,” kata Abdul Rohim di Hotel Mercure, Minggu (4/10/2020) malam.

Abdul Rohim mengatakan, LPM Suramadu memiliki anggota sebanyak 14.800. Dengan ribuan anggota itu, dia yakin Suramadu bisa menyumbangkan suara minimal 30 ribu.

“LPM Suramadu 100 persen ke MAJU (MA-Mujiaman),” tegasnya.

Dia menjelaskan, kenapa dukungan ini diberikan kepada paslon nomor urut dua, pasalnya hanya Machfud Arifin-Mujiaman yang mampu memajukan Kota Surabaya ke depan.

Baca Juga  Tujuh Tersangka Pengeroyokan di Desa Nyawangan Terancam 12 Tahun Penjara

Selain itu background dari calon walikota yakni Mantan Kapolda Jawa Timur sehingga dianggap memiliki pengalaman, fleksibel, dan cerdas.

“Saya tahu beliaunya sejak jadi Kapolda Jawa Timur. Orangnya fleksibel, cerdas dan pengalaman, jadi saya yakin hanya beliau yang bisa pimpin Surabaya,” ujar Rohim yang juga tokoh milenial Surabaya ini.

Machfud Arifin yang hadir pada acara itu mengaku salut dengan solidaritas LPM Suramadu. Bahkan MA sudah tahu apa yang dikerjakan LPM Suramadu yang sudah mengkampanyekan paslon MA-Mujiaman.

Saya sudah tahu apa yang dikerjakan LPM Suramadu. Ini di sini deklarasi hanya formalitasnya saja,” kata Machfud Arifin yang berasal dari Ketintang, Surabaya ini.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini menyampaikan, Surabaya dari aspek pertamanan di sepanjang jalan protokol memang sudah bagus. Tapi di pinggiran Surabaya, seperti kondisi sungai di daerah Asemrowo masih sangat memprihatinkan.

“Orang Surabaya masih ada yang tidak punya kamar mandi. Saya kemarin nyusuri sungai di Wonorejo, airnya pekat banget. Ini perlu kita lakukan pembenahan,” ungkapnya.

Baca Juga  Pandemi Corona, Anggaran Kesehatan SPM Sudah Habis

Machfud meminta LPM Suramadu ikut bersama-sama membangun Surabaya. Pembangunan di Kota Pahlawan membutuhkan lompatan-lompatan agar tidak kalah jauh dengan kota lain.

“Bersama (LPM Suramadu) saya tidak hanya mendapatkan suara, tapi juga ikut membangun Surabaya,” tandasnya. (al/yp)

News Feed