Selasa, 9 April 2019, 15:23 WIB

Pembalakan Sonokeling Bakal Dilaporkan ke Polda

Afederasi.com – LSM PPLH Mangkubumi dan Dinamisator Nasional Jaringan Pemantau Independen Kehutanan (JPIK) berencana bakal melaporkan dugaan pembalakan liar kayu Sonokeling di sepanjang jalur nasional masuk Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek Jawa Timur ke Polda Jawa Timur.

“Kami akan melapor ke Polda jika Balai Besar Jalan Nasional wilayah VIII Jatim tidak melapor,”tegas direktur PPLH Mangkubumi, Muhammad Ichwan Mustofa kemarin.

Langkah untuk melapor ke Polda Jatim menurut Ichwan berdasarkan rapat koordinasi antara Balai Besar Jalan Nasional Wilayah VIII Jatim, Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jatim dan PPLH Mangkubumi di kantor cabang Kehutanan Trenggalek di Jl Sultan Agung Ketonon Kedungwaru Tulungagung pada Selasa (09/04/2019).

Dijelaskan, sebelum menggelar rapat tim tersebut mengecek ke lapangan untuk memastikan berapa titik pohon Sonokeling yang ditebang. Hasilnya sebanyak 89 batang dengan princian 53 titik di Tulungagung dan 36 titik di Trenggalek.

“Dalam rapat tersebut Balai Besar Jalan Nasional yang mempunyai wilayah tidak  mengintruksikan untuk menebang. Artinya penebangan pohon tersebut diduga kuat ilegal,”tegas Ichwan dengan nada berapi-api.

Ichwan menjabarkan kayu Sonokeling tersebut masuk katagori appendix II CITES. Artinya penebang harus mengantongi ijin penebangan dari pihak yang mempunyai kewenangan. Bahkan informasi yang masuk ke PPLH Mangkubumi. Pohon Sonokeling tersebut diduga kuat dijual untuk produksi besar atau eksportir. Bahkan berdasarkan perhitunganya. Jumlah 89 kayu keling dengan diameter 50 s/d 100 cm  dan panjang 4 meteran jika diuangkan mencapai Rp 4 milyar.

“Kami meminta kepada aparat hukum untuk segera menindaklanjuti kasus ini apalagi sudah menjadi viral di berbagai media,”pinta Ichwan.

Dalam rapat tersebut, Ichwan menegaskan Balai Besar Jalan Nasional meminta waktu dua hari untuk konsultasi ke tim hukum terlebih dahulu untuk mengambil sikap. Langkah untuk menempuh jalur hukum atas desakan forum itu. Jika Balai Besar Jalan Nasional tidak bersikap. Maka PPLH Mangkubumi dan JPIK didesakan untuk melapor ke Polda.

Terpisah, petugas Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Sukarno mengatakan pemotongan kayu Sonokeling bisa dilakukan jika kondisi keropos, mati atau membahayakan pengguna jalan.

“Kalau kondisinya bagus mestinya harus mengikuti prosedur yang ada,”kata Sukarno. (am)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed