oleh

Pasangan Sholawat Yakin dapat Dukungan NU

Indramayu, (afederasi.com) – Calon Bupati Nomor urut 1 Muhamad Sholihin merasa yakin kalau keluarga besar Nahdlatul Ulama akan mendukung pasangan Sholawat pada perhelatan pilkada serentak 2020.

“Walaupun secara organisasi NU bersikap netral tapi secara personal saya yakin warga NU akan mendukung saya, karena saya satu-satunya kader NU yang ikut kontestasi Pilkada Indramayu,” hal tersebut dikatakan Sholihin kepada media saat menghadiri pelantikan dan peletakan batu pertama pembangunan kantor PC GP Ansor Kabupaten Indramayu, (3/10/2020).

Sebagai kader NU, sholihin  akan selalu mendukung dan mensuport setiap kegiatan yang digelar oleh keluarga besar Nahdlatul Ulama bukan hanya untuk pemuda Ansor saja tapi juga untuk Fatayat NU, muslimat NU, IPPNU dan lainnya.

Sholihin berjanji, jika terpilih nanti akan memberi fasilitas disetiap kegiatan, bukan hanya kepada NU saja tapi juga kepada Muhamadiyah dan organisasi lainnya.

“Kalau saya jadi Bupati, akan saya fasilitasi dan anggarkan dari APBD untuk pembangunan kantor ini,” ungkapnya.

Sholihin yakin, keluarga besar NU secara personal akan mendukung dan memilih pasangan Sholawat karena dialah satu-satunya kader NU yang maju pada pilkada nanti.

Baca Juga  Sinergi dengan Pemerintah, Pers Tumbuh Pesat di NTB

“Persoalan organisasi itu persoalan lain, karena ada etika dalam berorganisasi kita hargai itu,” terangnya.

Namun, secara kultur, Sholihin haqul yakin warga NU akan mendukungnya.

“Saya yakin  seluruh keluarga besar NU akan mendukung saya,” ucap sholihin yakin.

Sholihin juga yakin akan menang dalam pilkada nanti, keyakinannya itu bukan dari presentase yang sering di klaim oleh semua calon tapi dari hasil turun kejalan dan menyapa warga untuk menyapampaikan visi – misi dan program kerja dan hanya pasangan Sholawatlah yang akan bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di Indramayu, pungkasnya.

Terpisah, Ketua PCNU Indramayu H. Juhadi Muhammad menegaskan, secara organisasi, NU harus netral tapi secara personal dipersilahkan untuk memilih mana yang dianggap baik dan bisa bermanfaat untuk kader-kader NU kedepan,” tuturnya. (isk/am)

News Feed