oleh

Kartika Bakal Optimalkan Potensi Wisata Religi

Lamongan, (afederasi.com) – Bakal calon bupati (bacabup) Kartika Hidayati berjanji akan mengoptimalkan potensi wisata religi yang ada di Lamongan. Selain untuk memperkaya khazanah budaya, keberadaan wisata religi bisa membangkitkan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan wanita yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Lamongan saat mengunjungi Sumur Gedhe yang berada di Desa Tumpuk Kecamatan Mantup, Kamis (17/9/2020).

“Jika kami (Kartika dan Saim-red) mendapatkan amanah memimpin Lamongan, maka kami akan menggali situs budaya yang ada di 462 desa dan 12 Kelurahan,” kata Kartika didampingi Ketua Komunitas Gemati Mahrus Ali kepada afederasi.com.

Selain itu lanjut Kartika, dirinya akan membuat akses dan mewujudkan lahirnya situs-situs budaya religi. Sehingga ini menjadi aset budaya di Lamongan. 

“Semakin banyak situs yang muncul akan memperkaya khazanah budaya dan religi di Kabupaten Lamongan. Tentu kedepan ini menjadi wisata, baik itu wisata budaya atau wisata religi,” terangnya.

Kartika melanjutkan, situs-situs budaya dan wisata religi di Lamongan sebenarnya tidak hanya makam Sunan Drajat dan Sunan Sendang Duwur saja. Namun ia mengakui yang dikenal wisatawan baik dalam maupun luar kota ya hanya itunsaja.

Baca Juga  Penentuan Jarak Acir Perhutani Banyuwangi Selatan dengan LMDH KTH Sumbermakmur Alot

“Sebenarnya lebih dari itu, kita tinggal mengembangkan saja. Tentunya ini bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Kartika menambahkan, jika diberi amanah, dirinya juga berencana melakukan pembangunan di desa-desa yang berada di perbatasan seperti Kabupaten Bojonegoro, Gresik, Tuban, Jombang dan Mojokerto.

“Mulai dari desa yang berbatasan dengan kota lain akan kita garap duluan. Karena ini akan menjadi kesatuan saling berlomba agar wajah Lamongan bisa kita tampakan dengan batasan-batasan,” katanya.

Sementara itu Ketua Gemati Lamongan, Mahrus Ali akan konsisten meneliti sejarah-sejarah yang ada di pojok-pojok desa di seluruh Kabupaten Lamongan bersama Komunitas Gemati Lamongan lainya yang tersebar di 27 Kecamatan Lamongan.

“Seperti saat ini di Sumur Gedhe di Desa Tumpuk Kecamatan Mantup yang perbatasan dengan Kabupaten Gersik dan Mojokerto. Jadi Desa ini merupakan di ujung timur selatan Kota Lamongan,” jelasnya .

Mahrus menambahkan, bersama Komunitas Gemati Lamongan akan selalu komitmen menawarkan Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk membuka akses pojok-pojok yang memerlukan perbaikan dan pembangunan.

“Karena sebenarnya desa paling pojok seperti Desa Rumpuk dibangun sedemikian rupa maka akan menjadi benteng mercusuarnya Kota Lamongan,” pungkasnya. (ra/yp)

News Feed