oleh

Gerindra Beralih Haluan, Tak Berangkatkan Incumbent Mirna Anisa

Kendal, (afederasi.com) – Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah Tahun 2020 menarik perhatian publik. Pasalnya partai Gerindra beralih haluan berkoalisi dengan PKB dan Nasdem mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati, Ustad Ali Nurudin dan Yekti Handayani.

Sebelumnya partai yang didirikan mantan bakal calon presiden RI Prabowo Subianto mengusung  incumbent Mirna Anisa pada pilkada 2015 dan melenggang menduduki kursi orang nomor satu di lingkup Pemkab Kendal.

Gerindra, PKB dan Nasdem mengantarkan pasangan Ustad Ali Nurudin dan Yekti Handayani mendaftar ke KPU setempat, Sabtu, (5/9/2020) pukul 15: 00 WIB. Pasangan tersebut mengendarai mobil Hartop warna merah. Mereka masuk ke ruangan pendaftaran  dengan mengikuti protokok kesehatan Covid-19.

Ustad Ali megatakan proses pendaftaran semua berjalan dengan lancar. Dia berharap semua yang diimpikan masyarakat Kendal bisa terwujud. Sayangnya dia enggen menjelaskan visi dan misi menjadi calon bupati.

“Mengenai visi dan misi  kalau saya jabarkan memakan waktu yang sanggat lama. Intinya membangun Kendal terus – terus yang lebih maju dan masyarakat yang sejahtera dengan kepemimpinan yang profesional,” katanya.

Baca Juga  Musim Hujan Harga Ikan Asin Naik

Sementara itu, ketua KPU Kendal Hevy Oktaviani menjelaskan berkas pendaftaran pasangan Ustad Ali Nurudin  dan yekti Handayani sudah diterima. Jika setelah diteliti ada persyaratan yang kurang maka bisa dilengkapi pada masa perbaikan.

“Sementara persyaratan sudah lengkap,” jelasnya.

 Dia menambahkan semua bakal calon yang sudah dinyatakan lengkap berkasnya adiministrasinya. Mereka akan mengikuti tahapan berikutnya, tes kesehatan di RSU  Kariadi Semarang.

Terpisah, Ketua DPC Gerindra Kendal, Asharuddin mengatakan Gerindra pada pilkada serentak 2020 tidak lagi mengusung incumbent. Alasanya Gerindra hanya mempunyai 6 kursi dan harus berkoalisi dengan partai lain, PKB dan Nasdem. Untuk bisa mengusung calon sendiri harus mempunyai minimal 9 kursi di DPRD.

“Jika mengusung lagi pertahana kurang 3 kursi,”katanya. (son/am)

News Feed