oleh

DPC Demokrat: Gus Yazid Tidak Ikut Penjaringan Bacabup

Banyuwangi, (afederasi.com) – DPC Partai Demokrat Kabupaten Banyuwangi melalui Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Iwan Rudiyanto, angkat bicara terkait kabar tentang doa restu yang diberikan Bapilu DPP Partai Demokrat terhadap H. Ahmad Yazid.

Sesuai hasil koordinasi, dia menyampakan bahwa Bacabup yang akrab disapa Gus Yazid, tersebut memang telah sowan ke DPP Partai Demokrat dan kedatangannya untuk meminta doa restu.

“Hasil koordinasi kami dengan Bapilu DPP Partai Demokrat, Gus Yazid memang datang ke DPP,” katanya, (28/7/2020).

Lanjut Iwan, diwaktu bersamaan sedang ada rapat internal Bapilu DPP Partai Demokrat. Jadi pengurus seluruhnya berada dikantor. Disebutkan, disitu Gus Yazid, selaku kader partai meminta doa restu untuk mencalonkan diri sebagai bupati di Banyuwangi.

“Gus Yazid foto bersama. Karena sedang ada rapat, jajaran Bapilu DPP lengkap semua ada,” ungkap Iwan.

Sedangkan terkait kabar bahwa Gus Yazid akan mendapat rekomendasi sebagai Bacabup Banyuwangi yang diberangkatkan Partai Demokrat.  Iwan dengan tegas membantah, karena sebagai partai yang taat azas, DPP Partai Demokrat telah mengatur prosedur penjaringan bacalon, yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh DPC Partai Demokrat Kabupaten Banyuwangi, dengan membentuk tim penjaringan.

Baca Juga  Bupati Bagikan Sembako ke Tukang Becak, Ditengah Pandemi Covid-19

“Yang mendaftar di tim penjaringan, ada tujuh nama, dr Taufiq Hidayat, Ali Ruchi, Yusuf Widyatmoko, Ipuk Fiestiandani, Ratna Ani Lestari, Azam Azman Natawijana dan Satiyem,” ungkap Iwan.

Ketujuh nama pendaftar itulah, yang disetorkan DPC Partai Demokrat Kabupaten Banyuwangi ke DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Timur. Dan selanjutnya, dikirim ke DPP Partai Demokrat, guna perumusan.

“Dan sampai saat ini tidak ada nama bacabup pendaftar yang namanya Gus Yazid, itu yang perlu dipahami masyarakat,” jelasnya.

DPC Partai Demokrat Bumi Blambangan, sangat menghargai niatan mulia Gus Yazid untuk maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup). Namun, sebagai kader yang sekaligus mengaku Wasekjend Majelis Dzikir Nurussalan Atthohirin Susilo Bambang Yudhoyono, diharapkan untuk taat dan patuh pada regulasi pencalonan yang telah ditetapkan DPP Partai Demokrat. (ron/am)

News Feed