oleh

Ciptakan Pilkada Aman dan Bersih, Deklarasikan Anti “Money Politic”

Trenggalek, (afederasi.com) – Pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek 2020 hanya menyisakan beberapa hari kedepan. Menyikapi hal tersebut Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek menggelar deklarasi pilkada aman dan bersih dari politik uang (money politic), Selasa, (1/12/2020).

“Kami menghimbau kepada masing-masing paslon berikut tim pemenangan untuk selalu menjaga kerukunan, perdamaian dan kesejukan serta tidak melakukan politik uang,” kata Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring melalui Wakapolres Kompol Mujito.

Mujito mengungkapkan, pengamanan Pilbup Trenggalek sejatinya sudah dilakukan sejak jauh hari. Mulai persiapan, tahapan-tahapan pilkada, kampanye, masa tenang, saat pencoblosan termasuk pasca pilbup dan kontijensi.

“Kami sudah menyiagakan personel, sarana prasarana dan metode pengamanan,” ungkapnya.

Disampaikan Kompol Mujito, dalam pelaksanannya Polri akan bersinergi bersama TNI, Satpol PP dan Linmas. Sedangkan personel yang diterjunkan paska pemungutan suara untuk pengamanan dari Polri 620 personel, TNI 223, Satpol PP 100 dan Linmas 4023 personel.

Kompol Mujito juga menegaskan, terkait dengan penyelenggaraan Pilkada yang berlangsung ditengah pandemi Covid-19 terdapat regulasi yang mengatur tentang langkah pencegahan penularan Covid-19 disetiap tahapan termasuk pada saat pencoblosan di TPS.

Baca Juga  Tumbuhkan Perekonomian, Paslon Suhandoyo-Astiti Janjikan Rp 150 Melalui Program SDSB

“Hal ini juga menjadi perhatian kita semua untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19. Semua wajib mematuhi protokol kesehatan secara ketat,” tegasnya.

Ditambahkan Kompol Mujito, pihaknya juga mengajak semua warga yang telah memiliki hak pilih untuk menyalurkan suaranya di TPS. Tidak mudah terprovokasi atau terhasut oleh informasi yang bertebaran di media sosial yang belum tentu kebenarannya.

“Mari kita bersama-sama sukseskan Pilkada Kabupaten Trenggalek ini. Berdemokrasi secara cerdas, dan tidak tidak mudah terprovokasi atau diadu domba,” pungkasnya.

Dari pantauan afederasi.com, dalam acara yang digelar di Hall salah satu Hotel di Trenggalek dihadiri Kapolres Trenggalek yang di wakili oleh Wakapolres, Dandim 0806 yang diwakli Kasdim, Bupati yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda dan Kajari Trenggalek.

Hadir pula, Ketua DPRD, Komisioner KPU dan Bawaslu, tiga pilar kecamatan se Kabupaten Trenggalek, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek serta kepala OPD terkait dan stakeholder lainnya. (pb/yp)

News Feed