oleh

Bawaslu : Ribuan APK dan BK Peserta Pilkada di Kendal Lakukan Pelanggaran

Kendal,(afederasi.com) – Bawaslu Kendal merekomendasi ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) peserta pemilihan bupati dan wakil bupati Kendal 2020 untuk ditertibkan. Karena dinilai melakukan pelanggaran administrasi pemilihan.

Berdasarkan temuan hasil pengawasan Bawaslu Kendal sejauh ini di wilayah Kabupaten Kendal ditemukan sebanyak 2.305 APK dan Bahan Kampanye (BK) yang dinilai melanggar sehingga masuk dalam pelanggaran administrasi pemilihan.

“Rincian jumlah total APK dan BK yang melanggar berbeda-beda paslon nomor urut satu DIBAS sejumlah 634. Paslon nomor dua NURANI sejumlah 970. Paslon nomor tiga TIM sejumlah 702. Kami sudah layangkan surat rekomendasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal untuk diteruskan ke Peserta Pilbup  Kendal, Jawa Tengah,” kata Pengawas Bawaslu Kordiv Ahmad Ghozali.

Dimana surat rekomendasi nomor 887/2020 yang diberikan kepada KPU Kendal ini, guna memberi himbauan hingga teguran kepada pasangan calon yang memasang APK dan BK melanggar.

“Surat rekomendasi sudah kami kirimkan ke KPU serta kepada peserta pilkada untuk menertibkan APK yang melanggar. Jika dalam waktu 1×24 jam belum ditertibkan maka Bawaslu Kendal akan berkoordinasi dengan pihak yang berwenang untuk menertibkan pelanggaran,” kata Kordiv  Firman T. Sudibyo

Dalam penanganan pelanggaran, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak yang berwenang untuk menertibkan APK dan BK yang melanggar di dua puluh  kecamatan. (son/dn).

News Feed