oleh

Antisipasi Klaster Pilbup, Tiga Bapaslon Gelar Deklarasi Damai dan Patuhi Prokes

Lamongan, (afederasi.com) – Kekhawatiran penyebaran Covid-19 disetiap tahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) langsung direspon Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lamongan.

Tak ingin muncul klaster Pilbup, tiga bakal pasangan calon (bapaslon) sepakat menggelar deklarasi damai yang sejalan dengan protokol kesehatan di aula Gajah Mada lantai 7 Pemkab Lamongan.

Acara tersebut juga dihadiri ketiga bapaslon yakni Kartika Hidayati-Saim (KarSa), Yuhronur Efendi-KH Abdul Rouf (Yes-Bro), dan bapaslon dari jalur independen yakni Suhandoyo-Muhammad Suudin, sejumlah ormas dan komunitas di Lamongan.

“Kita harus menyamakan persepsi, menyamakan langkah, bahwa di tahun ini Kabupaten Lamongan menggelar hajat pesta demokrasi ditengah pandemi Covid-19,” kata Kapolres Lamongan AKBP Harun.

Harun mengungkapkan, dengan adanya komitmen ini pihaknya berharap pesta lima tahunan ini bisa digelar dengan aman, tertib, damai, sejuk, dan sehat.

“Saya yakin semua sepakat, sehingga tercetuslah kegiatan ini,” katanya.

Sementara itu Bupati Lamongan Fadeli menuturkan, segala upaya harus dilakukan oleh berbagai pihak untuk mencegah adanya klaster pilbup, terutama dari bapaslon, penyelenggara, maupun masyarakat.

Baca Juga  Peringati Hari Koperasi, Bupati Resmikan Koperasi Tangguh

“Momen pilbup harus mendapat perhatian khusus, sebab sangat berpotensi terjadinya pengumpulan massa dan rentan terjadi penularan Covid-19,” tuturnya.

Fadeli menambahkan, pemerintah juga giat melaksanakan aturan-aturan protokol kesehatan untuk Lamongan yang harapan besarnya bisa terbebas dari pandemi Covid-19. Mulai dari menjalankan Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Permendagri 4 Tahun 2020, Perbup Nomor 28 Tahun 2020, dan PKPU Nomor 6 Tahun 2020.

“Lamongan sudah terkendali dengan baik. Kami minta dukungan semua pihak. Tidak hanya untuk pilkada, tapi juga untuk kesehatan masyarakat Lamongan,” pungkasnya. (ra/yp)

News Feed