oleh

Alasan Ketua Kawulo Alit Agus Banteng Daftar Bacawabup, Mempersatukan Faksi-faksi PDIP Kota Marmer

Agus Banteng (pakai jas merah) dan Tatang Suhartono (dua dari kanan) bersama koleganya ketika mendaftar di DPD PDIP Jatim

Tulungagung, (Afederasi.com) – Ketua Kawulo Alit Kota Kediri, Agus Santoso memberanikan diri untuk berebut tiket dari ketua umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri dalam bursa bakal calon wakil bupati (bacawabup) Tulungagung mendampingi Bupati Maryoto Birowo.

Agus Banteng panggilan akrab Agus Santoso mengembalikan formulir di kantor DPD PDIP Jatim  Surabaya pada Sabtu (14/9/2019) siang. Dia didampingi para koleganya termasuk ketua Kawulo Alit Tulungagung, Whely.

“Saya mendaftar di DPC PDIP Tulungagung ditolak. Alhamdulillah saya bisa mendaftar di DPD,”tegas Agus Banteng kepada Afederasi.com.

Agus Banteng menjabat Camat Pucanglaban Kabupaten Tulungagung menegaskan dia berani mendaftar dalam bursa bacawabup bukan tanpa alasan. Dia ingin mempersatukan faksi-faksi PDIP di kota Marmer karena pasca mantan Bupati Syahri Mulyo ikut dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK dalam kasus suap proyek infrastuktur. Agus ingin mengembalikan marwah partai berlambang kepala banteng moncong putih. Selain itu kehadiranya ingin menyakinkan masyarakat terhadap PDIP.

Baca Juga  Sebelas Orang Ikut Fit And Proper Test Bacawabup Tulungagung, Di Kantor DPD Jatim

“Kita tahu karena PDIP tidak kompak jadinya ada faksi-faksi. Saya ingin mempersatukan itu,”terang Agus Santoso, PNS yang tinggal di Jl Raung Gang Cengkeh Rt/Rw 03/03 Kelurahan Banjarmelati Kecamatan Mojoroto Kota Kediri itu.

Disinggung soal pandangan pemerintahan?. Agus juga pernah menjabat sebagai sekretaris KPUD Tulungagung menjabarkan pola pikir pejabat harus diubah. Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus diubah dan mempunyai inovasi-inovasi. Jangan sampai hanya meneruskan budaya-budaya birokrasi yang kadang berjalan sendiri-sendiri. Apalagi kepemimpinan yang hanya mengedepankan pribadi maupun kelompok. Hal seperti  itu harus dihilangkan dalam menata birokrasi kedepan.

Tiga Pejabat Mendaftar Lewat DPD PDIP Jatim

Kekosongan jabatan wakil bupati Tulungagung periode 2018-2023 banyak diburu orang. Buktinya pengurus baik simpatisan yang mempunyai KTA PDIP berbondong-bondong mendaftar ke kantor DPC PDIP Tulungagung. Jabatan wakil bupati salah satunya bisa dijadikan investasi politik dalam bursa pilkada tahun 2023 mendatang.

Informasi yang himpun Afederasi.com,  pengurus partai dan simpatisan yang memiliki KTA PDIP mendaftar ke kantor DPC PDIP Tulungagung. Sedangkan dari pihak ekternal mendaftar ke kantor DPD PDIP Jawa Timur.

Baca Juga  Delapan Orang Ambil Formulir Bacawabup Tulungagung, Lima Formulir Sudah Kembali

Beberapa orang yang mendaftar di DPD adalah Tatang Suhartono (kepala Dinas Perikanan Tulungagung), Kepala Lemaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi Jawa Timur, Bambang Agus  Susetyo dan Camat Pucanglaban Agus Santoso.

“Saya sudah mendaftar lewat DPD,”kata Tatang Suhartono.

Bambang AS ketika mendaftar di DPD PDIP Jatim

Dijelaskan dia merasa mempunyai kapasitas dalam bursa bacawabup Tulungagung. Apalagi dia sudah pernah mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP berpasangan dengan Isman pada pilkada 2014 silam. Meski kesempatan tersebut belum berhasil menduduki kursi wakil bupati. Pilkada 2014 dimenangkan oleh pasangan Syahri Mulyo-Maryoto Birowo yang diberangkatkan oleh partai PKNU dan partai kecil lainya. (am)

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed