oleh

Temui Guru PAUD se-Kota Pahlawan, Ini yang Disampaikan Risma

Surabaya, (afederasi.com) – Walikota Surabaya Tri Rismaharini menggelar pertemuan dengan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Pahlawan Surabaya, Minggu (11/10/2020).

Dalam acara yang dikemas dalam Wardhana Training Center tersebut, Risma menyampaikan agar Bunda PAUD (sebutan guru PAUD-red) untuk tidak bosan-bosannya menanamkan pendidikan karakter kepada anak.

“Masa PAUD adalah golden age (usia emas-red) yang bepengaruh kepada masa depan anak. Untuk itu pendidikan karakter yang kuat akan memperngaruhi tumbuh kembang anak,” kata Walikota Surabaya Tri Rismaharini kepada afederasi.com.

Risma melanjutkan, Bunda PAUD memegang peranan yang sangat penting untuk kemajuan bangsa dan negara ini. Adapun langkah awal dalam menyambut Indonesia emas pada tahun 2045 mendatang, perlu menyiapkan karakter anak sejak dini.

“Kenapa hal ini sangat penting, karena disaat itulah anak-anak bisa menampung apa yang diberikan kepada mereka, sehingga mereka bisa menganalisa. Maka dari itu, saat para bunda harus memberikan banyak, mereka juga akan mendapatkan pengalaman yang banyak untuk masa depannya,” bebernya.

Masih menurut Risma, yang dikatakan pendidikan berhasil itu adalah ketika anak-anak bisa menerapkan pendidikan karakter. Risma juga menekankan bahwa pada usia golden age itu, bukan karena dia bisa dan pintar matematikanya, atau pintar membaca. Melainkan pendidikan karakterlah yang sangat menentukan apakah kelak anak itu akan berhasil atau tidak.

Baca Juga  Serapan Beras Bulog Naik 116 Persen

“Banyak anak yang pintar, tapi kalau tidak diajarkan saling menghormati kepada orang lain dan bahkan tidak peduli pada orang lain, maka dia tidak akan ada gunanya,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia memohon bantuan kepada para bunda paud itu untuk terus mengajarkan anak-anaknya berperilaku yang baik, menghormati orang yang lebih tua, memiliki jiwa yang kuat, tidak gampang menyerah dan tidak gampang putus asa, serta memiliki jiwa patriotik.

“Sekali lagi, kita harus menciptakan anak-anak yang tangguh untuk masa depan negara ini. Apalagi sekarang ini persaingannya sudah bukan nasional lagi, tapi sudah tingkat dunia. Masalahnya adalah, siapkah kita? Karena kita tidak bisa menolak mereka,” tegasnya.

Dirinya pun sekali lagi mengajak kepada seluruh bunda paud se Surabaya untuk selalu semangat dan tidak menyerah dalam mengajari anak didiknya.

“Saya percaya bahwa panjenengan punya arti bagi negara ini. Contohnya saja, ketika anak-anak itu sudah dewasa dan berkarya bagi bangsa dan negara ini, maka berarti itu adalah jasa panjenengan semuanya, dan itu artinya panjenengan punya arti bagi negara ini,” pungkas Risma. (dwd/yp)

News Feed