oleh

Polisi Himbau Pelajar Tak Rayakan Konvoi Kelulusan

Tulungagung, (afederasi.com) – Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung menghimbau pelajar kelas XII SMA/SMK sederajat untuk tidak merayakan kelulusan dengan cara konvoi dan corat-coret baju. Selain kurang bermanfaat, aksi tersebut dinilai tidak sesuai dengan penerapan physical distancing ditengah pandemi Covid-19.

“Tidak usah merayakan kelulusan dengan euforia yang berlebihan,” tegas Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Kasatlantas AKP Aristianto Budi Sutrisno kepada afederasi.com Minggu (3/5/2020).

Aris mengatakan, merayakan kelulusan dengan cara mencorat-coret baju dan melakukan konvoi di jalanan memang sudah menjadi tradisi pelajar kelas XII SMA sederajat. Meski dilarang, hampir setiap tahun aksi ini selalu ada.

“Mereka pasti mencari celah agar bisa berkonvoi,” katanya.

Namun untuk tahun ini lanjut Aris, pihaknya menghimbau agar pelajar tidak melaksanakan konvoi atau mencorat-coret baju. Sebab, saat ini tengah diterapkan social/physical distancing guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Konvoi identik dengan hura-hura dan bergerombol, ini sangat rentan sekali dengan penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Aris menegaskan, jika ternyata masih ada pelajar yang memaksa untuk konvoi, pihaknya tidak segan akan membubarkannya. Apabila ada temuan pelanggaran, tentu akan ditilang sesuai prosedur yang ada.

Baca Juga  Pait Ditetapkan Tersangka, Tak Terima Dituduh Menyantet

“Kami akan tindak tegas bagi yang melanggar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Jatim) Cabang Tulungagung Solikin mengatakan, kelulusan pelajar kelas XII telah diumumkan pada Sabtu (2/5/2020) oleh sekolah masing-masing.

“Kami juga sudah menghimbau jauh-jauh hari kepada pelajar, orang tua, dan pihak sekolah agar tidak ada kegiatan perayaan kelulusan yang sifatnya konvoi atau corat-coret baju,” tukasnya. (yp).

News Feed