oleh

Plt Kepala Disdikpora : AG Bantah Semua Tuduhan Perzinaan

Tulungagung, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) terus mendalami kasus tuduhan perzinaan yang diduga dilakukan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni AG.

Terbaru, Disdikpora memanggil AG untuk diminta keterangan pada Kamis (1/10/2020). Sebelumnya, YL selaku pelapor juga telah diminta keterangannya beberapa waktu yang lalu.

Hasilnya, AG membantah semua tuduhan yang ditujukan YL kepadanya. Bahkan, AG berani membuat surat pernyataan bermaterai bahwa keterangannya adalah benar.

“Semua tuduhan terkait perzinaan yang dilakukan di dalam ruang kelas, di hotel, ataupun di rumah disanggah oleh AG,” kata Plt Kepala Disdikpora Haryo Dewanto Wicaksono, Jum’at (2/10/2020).

Pria yang akrab disapa Yoyok tersebut melanjutkan, AG sengaja dihadirkan untuk diminta keterangan dan tanggapannya terkait tuduhan yang diajukan kepadanya.

Setelah menjalani pemeriksaan, ternyata semua tuduhan itu disanggah oleh AG. AG juga mengaku tidak pernah melakukan berhubungan badan baik di kelas, di hotel, dan di rumah, sebagaimana pengakuan YL yang muncul di beberapa media.

Baca Juga  Jelang Libur Sekolah, Natal Dan Tahun Baru, Kapolres Himbau Hal Ini

“Untuk membuktikan pengakuannya itu, AG juga membuat surat pernyataan di atas materai,” imbuhnya.

Atas hasil ini lanjut Yoyok, pihaknya mengaku juga kerepotan. Pasalnya, tuduhan yang disampaikan oleh YL juga tidak ada bukti-bukti pendukung. Seperti halnya, seseorang yang mengetahui keduanya kelaur kelas, ke hotel, maupun ke rumah.

“Kapan hari kami juga dihubungi dari Polsek Kedungwaru, katanya ada laporan masuk ke Polsek terkait hal yang sama,” imbuhnya.

Yoyok menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya bakal melaporkan hasil pemeriksaan ini ke Bupati. Menurutnya, langkah apa yang akan diambil, dan bagaimana dinas bersikap tetap menunggu arahan dan petunjuk Bupati.

“Kami tidak akan gegabah mengambil keputusan. Insyaalah minggu depan, kami akan menghadap,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kedungwaru AKP Siswanto membenarkan adanya aduan kasus tersebut ke Polsek Kedungwaru. Namun pihaknya tidak bisa melanjutkan ke proses penyelidikan lantaran pihak pelapor bukanlah dari suami pihak perempuan, maupun istri dari pihak laki-laki.

“Kami belum bisa memprosesnya, karena yang melapor ketika itu adalah orang lain,” tukasnya.

Baca Juga  Situasi Terburuk saat Covid-19, Jumlah Kasus Meningkat Hingga Ancaman Kerusuhan

Seperti yang diketahui, cerita cinta terlarang tersebut bermula saat YL mengadukan AG ke Disdikpora. YL meminta agar AG dihukum berat hingga pemecatan sebagai anggota ASN lantaran telah melakukan perbuatan yang membuatnya sakit hati, yakni lari dari tanggung jawab setelah berjanji akan menikahinya.

Menurut pengakuan YL, AG juga pernah melakukan hubungan layaknya suami istri dengan dirinya di dalam ruang kelas sebanyak dua kali, di hotel dan di rumah. (yp).

News Feed