oleh

Nilai PTS Cenderung Naik saat PJJ, Ini Penyebabnya

Tulungagung, (afederasi.com) – Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Haryo Dewanto Wicaksono menyampaikan bahwa nilai anak SD mengalami kenaikan selama PTS (penilaian tengah semester).

Pihaknya menyebut, sudah jelasnya perangkat penilaian menjadi penyebab utama kenaikan nilai siswa.

“Pada awal awal pjj dulu mungkin masih bingung, namun sekarang karena sudah ada kisi-kisinya dari dinas, jadi bisa lebih fokus dan terarah,” ungkapnya saat dikonfirmasi kepada afederasi.com Selasa (06/10/2020).

Namun Yoyok tidak memungkiri, untuk pelajar kelas satu harus dibantu secara inten dan didampingi orang tuanya. Termasuk pengerjaan tugas-tugas yang diberikan guru kelas.

“Kalau kelas satu kemungkinan belum bisa maksimal, kan belum pernah masuk sama sekali, pembelajarannya masih dengan modul-modul yang ngerjain orang tuanya, nantinya kalau sudah tatap muka akan dikejar ketinggalannya,” ungkapnya.

Selain dari perangkat itu sendiri, peran tenaga pendidik dalam memberikan pembelajaran jarak jauh melalui daring sudah mulai paham dan tertata. Sehingga tenaga pendidik sudah bisa beradaptasi dari pembelajaran offline ke pembelajaran online.

Baca Juga  Gagah-gagahan Bawa Sabit Untuk Ditunjukkan Kekasih, Pemuda Asal Gandekan Ditangkap Polisi

“Sekarang sudah pintar-pintar guru-guru itu,” imbuhnya.

Meski demikian lanjut Yoyok, perangkat pembelajaran harus selalu dievaluasi agar bisa memberikan yang terbaik lagi kepada peserta didik.

“Setelah ada hasilnya dari PTS, langsung kita evaluasi,” tuturnya.

Mengingat area Tulungagung yang luas dan beragam, mulai dari pegunungan sampai pinggir pantai, Yoyok menambahkan seluruh sekolah di semua kawasan Kabupaten Tulungagung mendapatkan informasi dan perangkat yang sama.

“Sudah dijalankan disemester ini antara kota dan pegunungan sama,” imbuhnya.

Kedepannya, Yoyok berharap kompetensi guru dan kompetensi siswa bisa meningkat. Pihak dinas juga mengungkapkan bahwa dalam jangka dekat ini kompetensi guru akan di fokuskan terlebih dahulu, supaya bisa sejalan antara yang di kota maupun yang ada di pegunungan.

“Guru yang baik, akan mengajar dengan baik, makanya kita genjot terus kompetensi guru yang ada di pelosok gunung agar bisa sama kompetensinya dengan yang ada di kota, sehingga murid murid juga merasakan manfaatnya.” pungkasnya. (is/yp)

News Feed