oleh

Terkena Jalur Tol Probowangi, Banyak TKD Tak Berdokumen Lengkap

Situbondo, (afederasi.com) –  Pembangunan tol Probowangi sepanjang 110,9 kilometer mengeyani tanah kas desa (TKD). Sayangnya banyak TKD utamanya di Kabupaten Situbondo yang tidak didukung dengan dokumen lengkap. Jika tidak segera diusur maka akan menghambat proses tukar guling dan bisa menyebabkan persoalan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Lutfi Joko Prihatin, menegaskan agar desa menyiapkan segala dokumen yang dibutuhkan, berkenaan dengan tanah yang dilewati pembangunan tol tersebut.

“Identifikasi penting kaitannya dengan tukar menukar TKD ini, karena banyak tanah yang sudah dikuasai desa tetapi atas namanya masih atas nama pihak lain. Jangankan itu, wong balai desa saja masih ada yang atas nama orang lain,” beber Lutfi, kepada wartawan, Rabu (29/7/2020).

Masih menurut Lutfi, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil desa yang TKDnya dilewati, untuk memberikan arahan agar pada saat proses indentifikasi dan inventarisasi tidak ada masalah nantinya.

“Misal tanah A jadi milik desa jika tidak ada komplain maka itu hak dari desa karena selama ini memang tidak ada komplain. Mangkanya untuk TKD tidak boleh berupa uang tetapi langsung diganti tanah juga,” jelas Lutfi lagi.

Baca Juga  Kapolres : Tegaskan Kota Marmer Kondusif, Jelang Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden

Terkait mekanisme penggantian tanah itu, dilakukan sesuai klasifikasi tanah bukan berdasarkan luas tanah yang ada. “Jika ada TKD luas satu hektar maka sesuai dengan kelas tanah, nantinya akan dapat ganti luas tanah berapa,” tutupnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Lahan Tol Probowangi, Zufawardi menuturkan, jika inventarisasi dan identifikasi tol probowangi seksi 2 Situbondo terdiri dari 14 kecamatan dan 46 desa, dan saat ini progres sudah dikakukan pengukuran bidang di 19 desa. Sementara hasil yang sudah keluar ada 16 peta bidang.

“Di sini ada Satgas A dan B dalam hal ini ada ketua pelaksana yakni BPN untuk Satgas A, dalam Satgas B itu ada dinas penanaman modal dan PUPR. Hasil inventarisasi dan identifikasi pembangunan tol probowangi, sejauh ini tidak ada kendala dan berjalan dengan baik,” terangnya.

Terkait TKD, sambung Zufawardi, pihaknya berinisiasi melakukan sosialisasikan kegiatan ini dengan mengundang seluruh kades. Poinnya yang harus diketahui kades karena TKD di Situbondo dilalui jalur trase tol probowangi sangat banyak.

Baca Juga  Bupati Jadi Saksi di Persidangan Terdakwa Mantan Ketua DPRD

“Data yang kami punya  sampai dengan Desa Kilensari itu TKD ada 20 bidang. Desa yang dilalui jalur tol seksi dua dan kami minta itu tindak lanjuti karena bagian inventarisasi dan identifikasi. Kalau itu terkendala maka akan terkendala pula dalam pelaksanaan jalur tol, terhadap apresialnya karena pembangunan tol itu tergantung lahan tanah,” tegasnya lagi.

Zufawardi membenarkan, jika untuk TKD penggantinya tidak berupa uang, tapi bentuk tanah juga sesuai nominal tanah tersebut.(ari/am)

News Feed