oleh

Kunjungi Kawasan Anak Tangguh, Anggota Komisi III DPR RI Jadi Guru TK

Tulungagung, (afederasi.com) –  Pemandangan berbeda terlihat di TK Dharma Wanita Desa Bolorejo Kecamatan Kauman pada Minggu (2/8/2020) pagi. Dimana, belasan pelajar taman kanak-kanak ini kedatangan guru yang cukup spesial, yakni anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan.

Kedatangan politisi PDI Perjuangan tersebut didampingi Kapolres AKBP Eva Guna Pandia, anggota DPRD Tulungagung Susilowati, dan Muspika Kauman.

Meski terlihat asing dengan guru barunya, namun belasan pelajar TK tampak antusias mengikuti kegiatan pembelajaran. Terlebih, setelah masing-masing anak mendapat kado berupa buku tulis dan cokelat.

Awalnya terlihat canggung, namun anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) jatim VI meliputi Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten/Kota Kediri, dan Kabupaten Tulungagung ini cukup menikmati suasana belajar-mengajar.

Mereka sempat berdialog dan bernyanyi bersama. Bahkan, jawaban polos anak-anak terkait apa cita-citanya kelak ini sampai mengundang gelak tawa warga yang ada di lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Arteria Dahlan mengapresiasi kinerja Polres Tulungagung yang berhasil mewujudkan kampung tangguh tidak hanya sebuah slogan. Namun kampung tangguh di Desa Bolorejo ini benar-benar bisa diandalkan dalam segala hal seperti sektor ketahanan pangan, kesehatan, keamanan, dan gotong royong sesuai harapan Bung Karno.

Baca Juga  Dua Anggota Bhabinkamtibmas Terima Penghargaan Kapolres, Ini Prestasinya

“Kampung tangguh disini merupakan kombinasi bersatunya teknologi dan semangat gotong royong. Apalagi adanya pos digital astuti yang langsung menghubungkan polisi dengan warga,” katanya.

Arteria melanjutkan, pihaknya mengaku telah mengusulkan Kampung Tangguh Desa Bolorejo ini menjadi role model ke tingkat nasional kepada Kemendagri dan Kemendes. Harapannya, bisa dijadikan percontohan untuk kampung tangguh di seluruh Indonesia.

“Ini bagus sekali, kampung tangguh tidak hanya untuk memerangi penyebaran Covid-19, namun bisa dimanfaatkan untuk mencegah narkoba, terorisme dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengungkapkan bahwa kampung tangguh di desa Bolorejo merupakan salah satu kampung tangguh terbaik di Tulungagung. Menurutnya, keunggulan kampung tangguh disini karena semangat gotong royongnya.

“Kampung tangguh disini bisa berhasil karena antara tiga pilar dan masyarakatnya saling mendukung,” katanya.

Pandia mencontohkan, di kampung tangguh ini terdapat pasar tradisional wisata tangguh, bank sampah, posko digital astuti, lumbung desa, posyandu tangguh, rumah singgah dan sebagainya.

Namun yang paling membanggakan, di Desa Bolorejo ini memiliki kawasan anak tangguh. Dimana program ini sesuai dengan cita-cita yakni  Indonesia emas pada tahun 2045 mendatang.

Baca Juga  Malam Takbiran, Puluhan Muda-mudi Diamankan

“Generasi penerus bangsa harus muali disiapkan dengan matang sejak saat ini. Sehingga pada tahun 2045 mereka sudah siap menjadi nahkoda Republik ini,” pungkasnya. (yp)

News Feed