oleh

Bupati Maryoto Terima Penghargaan Dari Gubernur, Juara Satu Peduli Ketahanan Pangan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan pemenang award peduli ketahanan pangan Provinsi Jawa Timur 2019 kategori bidang keamanan pangan, kepada Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo

Surabaya, (afederasi.com) – Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mendapatkan penghargaan sebagai pemenang award peduli ketahanan pangan Provinsi Jawa Timur 2019 kategori bidang keamanan pangan.

Dimana, penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada puncak peringatan hari pangan se-dunia ke 39 tahun 2019 tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar pada Selasa (19/11/2019) di gedung JX International Convention Exhibition Jl A Yani nomor 109 Surabaya.

Tidak hanya itu, penghargaan juga diraih oleh perwakilan dari pokja 3 TP PKK Kabupaten Tulungagung, Teni Yayak yang menerima penghargaan sebagai juara lomba B2SA Lunchbox kategori umbi – umbian.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan penghargaan yang diterima oleh Bupati Tulungagung ini di bidang ketahanan pangan. Lebih tepatnya juara satu kategori keamanan pangan.

“Penghargaan diberikan langsung oleh Gubernur kepada Bupati Tulungagung,” katanya.

Baca Juga  Tergiur Keuntungan 100 Persen, Pemuda ini Nekat Edarkan Pil Koplo

Menurut Galih, diraihnya penghargaan ini dikarenakan Kota Marmer telah memiliki inovasi laboratorium mobil keliling (labiling). Yang mana labiling itu mengambil sample makanan yang dijual belikan di sejumlah lokasi, seperti pasar, sekolah maupun tempat pusat jajan tradisional.

“Jadi laboratorium itu mengambil sampling jajanan yang ada di pasar maupun sekolah, untuk memastikan jika makanan tersebut sangat aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” jelasnya.

Dengan adanya inovasi labiling ini, dapat memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya maupun yang tidak mengandung bahan kimia. Serta untuk meminimalisir terjadinya korban mengalami keracunan makanan. “Inovasi labiling ini sudah dilakukan selama dua tahun,” katanya.

Galih menambahkan, Tim Keamanan Pangan Daerah (TKPD) Kabupaten Tulungagung ini meliputi beberapa instansi, diantaranya Dinas Ketahanan Pangan, Satpol PP selaku penegak Perda, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bappeda, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, dan Dinas Kominfo. (an)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed