oleh

Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, KPK Roadshow 28 Kabupaten/Kota se Indonesia

Bus Roadshow Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi disambut masyarakat

Malang (Afederasi.com) – Korupsi di Indonesia memang sudah menggurita. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat getol untuk membongkar kasus-kasus korupsi dengan menggarong uang rakyat hingga triliunan rupiah. Selain itu, KPK juga mengajak masyarakat untuk memerangi korupsi dengan program “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi”.

Staf Fungsional Derektorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Gumilar Prana Wilaga dikonfirmasi www.afederasi.com mengatakan roadshow pada tahun 2019 keliling di 28 kabupaten/kota se Indonesia, yaitu di Provinsi Jawa Timur (17 kab/kota), Bali (9 kab/kota), dan Jawa Tengah (2 kab/kota).

“Rangkaian roadshow khusus di Jawa Timur di mulai dari Kab. Ngawi, pada 25 Juni 2019 dan akan berakhir di Magetan pada tanggal 25 September 2019. Tulungagung merupakan kota ke-24 yang dikunjungi,”ujar Gumilar.

Dijelaskan dalam roadshow ini KPK bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat. Sedangkan acaranya meliputi kegiatan pendidikan, kampanye, dan sosialisasi antikorupsi yang disesuaikan dengan target sasaran, seperti pelajar, guru, kepala sekolah, mahasiswa, komunitas, aparatur pemerintah daerah, dan masyarakat umum.

Tujuan roadshow ini lanjut Gumilar membumikan isu-isu pemberantasan korupsi di masyarakat, menghadirkan KPK secara riil di tengah-tengah masyarakat dan mensosialisasikan program-program antikorupsi KPK dan mempererat keterlibatan masyarakat dalam program-program KPK, mengumpulkan masukan dan feedback tentang KPK dan kolaborasi dan sinergi dengan pemangku kepentingan antikorupsi.

“Kami mengajak keterlibatan masyarakat dalam gerakan pemberantasan korupsi dengan tujuan utama penyadaran publik dan peningkatan partisipasi publik yang mendorong bentuk berupa aksi kolektif dan berkolaborasi,”tegas Gumiler.

 Dia menambahkan dalam pencegahan korupsi membutuhkan proses yang panjang. KPK harus secara kongkrit berinteraksi dengan masyarakat untuk memberikan pengetahuan mengenai korupsi dan bagaimana cara melawan korupsi.  Selain itu, mencegah korupsi dibutuhkan inovasi dan strategi, salah satunya dengan menghadirkan KPK secara langsung di tengah-tengah masyarakat untuk menjembatani upaya pencegahan korupsi yang dilakukan oleh KPK dan masyarakat umum.

“Kami membawa bus antikorupsi yang di dalamnya terdapat berbagai perangkat yang dapat dipergunakan dalam kegiatan pendidikan, sosialisasi, dan kampanye antikorupsi,”pungkasnya. (am)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed