oleh

Wali Kota Surabaya Klaim Potensi Pemulihan Ekonomi Lebih Cepat

Surabaya, (afederasi.com) – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyatakan bahwa potensi pemulihan ekonomi kota Surabaya lebih cepat, lantaran memiliki letak posisi yang strategis dan infrasutruktur pendukung seperti Pelabuhan, Bandar Udara, serta pembangunan Jalan dan Saluran Utilitas.

Indikator mikro ekonomi (data penjualan dan penerimaan pajak daerah) tunjukkan “bottom rock” sudah terlewati di bulan Mei 2020, Juni dan Juli terus menuju pemulihan.

“Perbaikan kondisi perekonomian kita harapkan bisa berkesinambungan, sehingga pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya 2020 diproyeksikan masih tetap positif serta diproyeksikan bisa mencapai angka 6,78% hingga 9,51% di tahun depan,” ungkap Risma dalam sambutannya dalam upacara peringatan HUT RI ke-75 di Balai Kota Surabaya, Senin (17/8/2020).

Risma menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Surabaya selama ini disebabkan oleh inovasi dan kreativitas yang diluncurkan dengan didukung sikap berani mencoba, antara lain: urban farming yang awalnya bertujuan membantu menekan pengeluaran warga.

“Tapi kalau sekarang sudah bisa dijual dengan peluang pasar lebih besar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan masa pandemi ini adalah masa yang sulit bagi kota Surabaya dan juga seluruh Indonesia karena pertumbuhannya diperkirakan minus.

Baca Juga  32 Rumah Sakit di Surabaya Dapatkan Bantuan Alat Rapid Test

“Memang kondisi seluruh negara Indonesia diperkirakan akan minus, namun Ibu Wali Kota berusaha keras untuk menumbuhkan proyeksi yang positif untuk kota Surabaya,” kata Adi saat dikonfirmasi reporter afederasi.com di Balai Kota Surabaya.

Menurutnya, untuk kedepan nanti akan mulai dilakukan aktivasi pada unit ekonomi seperti pada sektor UMKM dan swadaya sehingga dapat menggerakan ekonomi Surabaya.

Pihaknya juga berkomitmen untuk apapun keputusan yang diambil oleh Wali Kota Surabaya, sejauh itu untuk kepentingan warga akan diloloskan.

“Saran dari saya untuk sekarang yang penting adalah aktivasi terhadap unit ekonomi. Karena apabila ekonomi tidak bisa pulih, akan melambatkan pertumbuhan dan menyebabkan banyak pengangguran,” pungkasnya. (dwd/dn)

News Feed