oleh

Wagub : SPAM Regional Solusi Atasi Krisis Air di NTB

Mataram, (afederasi.com)  – Krisis air terus menghantui masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB). Apalagi pada musim kemarau. Pemprov menjalanankan program SPAM Regional, sebagai salah satu program unggulan.

“Kita serius membenahi masalah air di NTB, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak”, ungkap Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah pada Rapat koordinasi progres Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional, Jum’at (26/6) bertempat di Ruang Anggrek Setda Provinsi NTB.

Wagub mengingatkan agar Program SPAM Regional dilakukan dengan perencanaan yang matang, mulai dari hulu ke hilir.

“Kami ingin seluruh perencanaan dilakukan dengan matang, sehingga eksekusinya benar-benar berhasil. Dan mampu menjawab masalah kekurangan air di pulau Lombok dan Sumbawa,” harap Ummi Rohmi sapaan akrabnya.

Ummi Rohmi yakin, jika SPAM Regional selesai, maka masalah air bersih di Pulau Lombok dan Sumbawa akan selesai. Namun yang perlu dilakukan lebih dulu, kata Umi Rohmi adalah pemetaan terhadap potensi yang ada, untuk bisa mengetahui secara konferehensif daerah-daerah yang masih rawan dan kekurangan air bersih maupun ketersediaan sumber sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasinya.

Baca Juga  Kemarau Panjang, 20 Desa di Kota Marmer Alami Krisis Air Bersih

 Oleh karena itu Wagub mengingatkan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam upaya pengembangannya  kedepan.

Pertama, SPAM regional harus mampu menyediakan sumber air bersih yang cukup dan aman, khususnya untuk daerah-daerah  sulit air seperti Lombok Tengah dan Lombok Timur bagian selatan.

Kedua, adanya pemetaan yang fleksibel tentang kondisi air di Lombok dan Sumbawa sehingga pemerataan pasokan air bisa dicapai, karena didasarkan pada data konkret sesuai kondisi senyatanya di lapangan.

Ketiga, ketersediaan air untuk daerah Lombok Tengah dan Lombok Timur bagian selatan betul-betul menjadi perhatian dari Cipta Karya maupun BWS. Hal itu untuk mencegah terus berulangnya paceklik yang terjadi hampir setiap tahun.

Perwakilan Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTB  Ika Sri Rejeki, ST, MT menyatakan dukungannya untuk Pemenuhan kebutuhan air yang bersih dan aman bagi masyarakat di NTB. Dukungan itu diwujudkan pihaknya melalui program SPAM Regional didukung oleh pemerintah pusat, yang dalam pelaksanaannya terus dilakukan evaluasi dan penyempurnaan, khususnya daerah penerima manfaat.

Baca Juga  BPBD : Wilayah Alami Kekeringan Kian Meluas, Tercatat Ada Sembilan Desa

Ia mengungkapkan sebelumnya memang sudah ada pembahasan dengan Dirjen Sumber daya Air. Dalam pembahasan itu, kata Ika sapaannya diakuinya masih ditemukan beberapa catatan yang harus di review kembali. Seperti air bakunya terlalu tinggi, serta belum adanya data akurat terkait pemetaan daerah yang terlayani atau menerima manfaat.

“Kami berharap SPAM regional ini diperuntukkan untuk daerah yang minim air. Kementerian PUPR siap membantu pemerintah Provinsi NTB” tutupnya.(zan/am)

News Feed