oleh

Sidak TPA Benowo, Ini yang Dilakukan Risma

Surabaya, (afederasi.com) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Selasa (1/9/2020).

Sidak ini bertujuan untuk memantau perkembangan pembangunan unit Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebelum diresmikan Presiden Joko Widodo.

“Para ahli dari Tiongkok sudah didatangkan, namun mereka masih dikarantina menunggu hasil swab sebelum bekerja,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kepada afederasi.com.

Risma mengungkapkan, setelah tim ahli bekerja, pihaknya meminta laporan apa saja yang sudah dilakukan dan sejauh mana perkembangannya. Ia juga meminta kepada PT Sumber Organik (SO) untuk berdiskusi mempercepat perampungan yang semula dijadwalkan akan selesai pada Oktober mendatang.

“Saya beri waktu tiga hari untuk membahas perencanaan baru pasca terkendala Covid-19, setelah selesai hari Jum’at (4/9), kita rapatkan dengan tim ahli kita,” katanya.

Menurutnya, pihaknya juga melibatkan tim ahli dari Universitas di Surabaya untuk memantau perkembangan TPA ini. Setelah laporan pengerjaan dari ahli yang selesai hari Jum’at itu, kami akan adakan rapat bersama.

Baca Juga  Cara Efektifkan ASN Ala Walikota Surabaya di Tengah Pandemi

Risma melanjutkan, sebelum nanti diresmikan, pihaknya akan menunggu hasil finalisasi dari para ahli. Sebab, program-programnya harus dipastikan terkontrol dengan software, sehingga lebih mudah melakukan pemantauan.

“Terutama saat memantau dengan peralatan dan suhu yang tinggi,” imbuhnya.

Selain itu lanjut Risma, ia juga meninjau beberapa akses jalan menuju Gelora Bung Tomo (GBT). Mulai dari akses turunnya Tol Romokalisari atau disebut Simpang Romokalisari, hingga akses khusus menuju GBT dari PLTSa atau sebaliknya.

“Kami targetkan jalan tersebut akan selesai sebelum Piala Dunia U20 pada 2021 mendatang. Rencananya akan ada enam akses menuju GBT,” terangnya.

Dalam tinjauannya kali ini, ia juga menunjukkan jalan atau akses masuk ke GBT melalui PLTSa. Ia berdalih penambahan akses jalan itu menjadi penting agar tidak melewati satu akses jalan saja. Selain itu, setiap akses akan terhubung dengan lokasi parkir.

“Nanti kita juga akan beri jalan setapak saat turun dari mobil menuju stadion. Mudah-mudahan bulan depan yang ini sudah selesai,” paparnya.

Baca Juga  Beraksi Belasan Kali, Komplotan Curat Didor

Sementara itu di lokasi yang sama, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Erna Purnawati mengatakan semua ini dilakukan agar GBT banyak aksesnya. Menurutnya, selama ini hanya ada satu jalan menuju GBT, yakni Jalan Kauman.

“Lalu kami buat duplikasi yang sebelah selatan ditambah dua jalur. Nantinya jalur ini bisa dibagi misalkan yang dari selatan lewat situ, yang utara lewat TPA. nantinya akan ada 6 akses ke GBT,” pungkas Erna. (dwd/yp)

News Feed