oleh

Peserta SKB CPNS 2019 Diwajibkan Melakukan Uji Rapid Test

Tulungagung, (afederasi.com) – Para peserta CPNS Pemkab Tulungagung formasi tahun 2019 yang hendak mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB) diwajibkan melakukan uji rapid diagnostic test (RDT), sebelum pelaksanaan seleksi digelar.

Hal ini tertuang dalam pengumuman panitia seleksi daerah (panselda) nomor 810/06/PANSELDA.TA/2020 tentang jadwal pelaksanaan SKB penerimaan CPNS Pemkab Tulungagung formasi tahun 2019 dan menindaklanjuti surat edaran (SE) Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) tertanggal 31 Agustus 2020 nomor K 26-30/V 148-3/99 perihal penjelasan terkait peserta SKB CPNS formasi tahun 2019 yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Tulungagung, Arief Boediono mengungkapkan dalam SE tersebut menyebutkan bagi peserta SKB penerimaan CPNS Pemkab Tulungagung formasi tahun 2019 dianjurkan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sebelum jadwal pelaksanaan test. Peserta wajib membawa hasil rapid test Covid-19 asli yang dikeluarkan oleh instansi kesehatan setempat pada saat pelaksanaan SKB.

“Peserta melakukan rapid test paling cepat pada 16 September dan paling lambat pada 22 September,” ungkapnya.

Baca Juga  Pendaftar CPNS 2019 Ditutup, Formasi Guru Kelas SD Paling Favorit

Jika diketemukan adanya peserta yang reaktif hasil dari uji RDT, kata Arief, peserta diwajibkan melaporkan hasil tersebut ke panselda dengan melampirkan foto kartu peserta dan hasil RDT paling lambat satu hari setelah dilakukannya uji RDT. Kemudian melakukan pemeriksaan swab serta melaporkan hasilnya ke panselda paling lambat pada 26 September untuk ditindak lanjuti.

“Peserta yang terkonfirmasi  positif Covid-19 sebelum tanggal 16 September, wajib melaporkan kepada panselda dengan melampirkan foto kartu peserta dan disertai bukti surat rekomendasi dokter dan/atau hasil swab dan keterangan menjalani isolasi paling lambat 26 September, untuk ditindak lanjuti,” jelasnya.

Arief menambahkan bagi peserta SKB diwajibkan untuk membawa handsanitizer pribadi serta memakai masker medis. Selain itu juga peserta wajib untuk mengikuti informasi terkait seleksi penerimaan pegawai negeri sipil Pemkab Tulungagung formasi tahun 2019 pada laman http:/ /bkd.tulungagung.go.id/.

“Kelalaian peserta dalam membaca dan memahami pengumuman menjadi tanggung jawab peserta. Keputusan panselda bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, sedikitnya ada sekitar 1.505 peserta yang bakal mengikuti SKB CPNS Pemkab Tulungagung formasi tahun 2019. Dari jumlah tersebut, 47 peserta memilih untuk menjalani tes di lokasi dekat domisili mereka. Pemilihan lokasi tes dekat kediaman tersebut karena hingga kini masih dalam pandemi Covid -19. Disamping itu juga tidak melanggar aturan.

Baca Juga  29 Pejabat Perebutkan Tujuh Jabatan Eselon II

47 peserta yang tes di luar Tulungagung di antaranya berasal dari Palangkaraya, Pekanbaru, Banjarmasin dan Pangkalpinang.

Bagi peserta SKB yang tiba dilokasi akan diperiksa suhunya, dan ketika diketahui suhu badan tinggi atau di atas 37,5 celcius, maka akan ditempatkan di ruang khusus. Rencananya, untuk seleksi SKB CPNS Pemkab Tulungagung akan dilaksanakan pada tanggal 28 September sampai 30 September 2020 mendatang. (dn)

News Feed