oleh

Penerapan Perbup Nomor 55 tahun 2020, Pelanggar Prokes siap – siap Kena Sanksi

Tulungagung, (afederasi.com) – Sejumlah masyarakat Kabupaten Tulungagung nampaknya harus benar – benar menerapkan disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes), jika tidak ingin mendapatkan sanksi. Terlebih ketika beraktifitas diluar rumah, yakni wajib mengenakan masker.

Pasalnya, mulai Selasa (25/8/2020) secara resmi Pemerintah Kabupaten Tulungagung telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) Tulungagung nomor 55 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Dimana perbup tersebut sebagai tindak lanjut inpres nomor 6 tahun 2020 dan intruksi menteri nomor 4 tahun 2020 tentang pedoman teknis penyusunan peraturan kepala daerah dalam penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di daerah.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menungkapkan sebelumnya Presiden telah mengeluarkan inpres nomor 6/2020 pada 4 Agustus lalu, sekaligus menjadi dasar hukum bagi pemerintah daerah untuk memasifkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan dan menetapkan kewajiban masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Sekaligus menetapkan sanksi bagi pelanggar dimana sanksi dapat disesuaikan dengan kearifan lokal masing – masing daerah.

“Sebagai tindak lanjut dari inpres tersebut, maka Pemkab Tulungagung mengeluarkan perbup nomor 55/2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian coronavirus disease 2019 (Covid-19),” ungkap Maryoto.

Maryoto berharap kepada masyarakat untuk tidak resah dengan adanya perbup tersebut, karena tujuan dari perbup ini adalah justru untuk menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat. Sanksi hanya diberikan kepada pihak yang melanggar protokol kesehatan yang sudah disosialisasikan dan dijelaskan kepada masyarakat.

“Melalui perbup ini diharapkan masyarakat, pelaku usaha dan pihak pengelola fasilitas umum dapat lebih tertib dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, antara lain seperti penggunaan masker, cuci tangan dan physical distancing,” jelasnya.

Adapun sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan sesuai dengan perbup 55 tahun 2020 pasal 7 ada empat sanksi yang bakal diterima, baik itu pelanggar dari perorangan maupun pelaku usaha atau pengelola.

Yang pertama sanksi berupa teguran lisan atau teguran tertulis, kedua kerja sosial berupa membersihkan fasilitas umum, ketiga penghentian sementara operasional usaha dan keempat hingga pencabutan ijin usaha.

“Untuk pelaksanaan sanksi tersebut dilaksanakan oleh Polisi Pamong Praja yang berkoordinasi dengan pihak kepolisian Polres Tulungagung dan Kodim 0807,” tambahnya. (dn)

News Feed