oleh

Pendaftaran Banpres BPUM Diperpanjang hingga Akhir November

Tulungagung, (afederasi.com) – Bagi pelaku UMKM yang belum sempat mendaftar program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) bisa sedikit bernafas laga. Pasalnya, proses pendaftaran diperpanjang hingga akhir November tahun ini.

“Surat edaran dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia terkait perpanjangan pendataan ini sudah kami terima,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop dan UKM) Slamet Sunarto.

Slamet mengungkapkan, semula pengumpulan data nama pelaku usaha mikro berakhir pada minggu ke 2 bulan September 2020. Namun setelah ada surat edaran tersebut, pendataan diperpanjang hingga akhir bulan November 2020.

“Awalnya target penerima bantuan BPUM kan 9,1 juta, nah saat ini menjadi 12 juta pelaku usaha mikro. Jadi kan kurang 2,9” imbuhnya.

Slamet melanjutkan, di tulungagung sendiri yang sudah melakukan pendaftaran sejumlah 52.093 pelaku usaha. Sedangkan pelaku UKM yang sudah dibina ada 44.257 orang, dan yang sudah mendapat Ijin Usaha Mikro Kecil (IUMK) ada 3861 orang.

“Nah, artinya sebenarnya dari Kabupaten kita sendiri sudah melebihi kuota,” terangnya kepada tim afederasi.com, Rabu (14/10/2020).

Baca Juga  Tergiur Uang, Wanita ini Naikkan Tagihan PDAM dan PLN

Masih menurut Slamet, selama proses perpanjangan waktu bisa digunakan untuk menambah data lalu diusulkan. Sedangkan dari kementrian melakukan verifikasi usulan data calon penerima BPUM. Apabila ada data yang tidak memenuhi persyaratan akan di kembalikan ke pengusul BPUM untuk dilakukan perbaikan atau melengkapi data dari calon penerima BPUM.

“Rata-rata data yang salah itu ketika input Nomor Induk Kependudukan (NIK). Tetapi hingga kini kami belum menerima data yang harus diperbaiki,” katanya.

Slamet menambahkan, pada Jumat (16/10/2020), pihaknya bakal menggelar rapat koordinasi dengan lembaga pengusul lainnya untuk menyamakan persepsi, supaya minggu depan sudah dibuka untuk perpanjangan waktu BPUM ini.

Pihaknya juga berharap dari Kecamatan bisa memasifkan sosialisasi ke desa-desa agar semua lapisan masyarakat tau tentang hal ini dan memanfaatkan dengan semaksimal mungkin.

“Dana yang akan diberikan sejumlah Rp 2.4 jt ke rekening masing- masing pemohon. Jadi manfaatkanlah masa perpanjangan ini,” pungkasnya. (er/yp)

News Feed