oleh

Pembahasan SOTK Final, RSUD dr Soedomo Trenggalek Bakal Naik Kelas dari C ke B

Trenggalek, (afederasi.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedomo Trenggalek bakal naik menjadi kelas B yang sebelumnya kelas C. Hal ini dipastikan setelah pembahasan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) oleh Panitia Khusus (pansus) III DPRD Trenggalek sudah final.

“Memang RSUD dr Soedomo ini telah memenuhi persyaratan untuk naik kelas dari C ke kelas B. Hal itu tentu karena adanya kelebihan mulai dari pendapatan dan struktural fungsional,” kata Ketua Pansus III DPRD Trenggalek Mugianto, Rabu (2/9/2020).

Mugianto mengatakan, dengan naik menjadi kelas B maka tentu manajemen bisa merubah sistem bahkan fungsinya yang diinginkan masyarakat. Terutama, penambahan fasilitas yang harus terpenuhi seperti bed ruang, gedung, SDM, bahkan dokter spesialis juga harus terpenuhi semua.

“Kita memang ada target untuk naik ke kelas A agar sejajar dengan daerah lain. Namun jika sudah naik ke kelas A, tentu konsekuensinya juga sangat luar biasa,” terangnya.

Sementara itu Direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek Sunarto mengatakan, perlu diakui bahwa RSUD Trenggalek saat ini masih berstatus kelas C. Efeknya ada beberapa permasalahan cukup kompleks. Sehingga pelayanan terhadap masyarakat juga belum maksimal.

Baca Juga  Antisipasi Klaster Wisata, Ini yang Dilakukan Disparbud

“Dalam hal pelayanan, memang harus ada penyelarasan pemenuhan kelas. Jika kelas C hanya ada sembilan struktural, jadi sangat cukup berat,” terangnya.

Menurut Sunarto, dengan naiknya rumah sakit ke kelas B peningkatan kelas juga harus disesuaikan. Bahkan harus beriringan dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan dibidang manajemen.

“Untuk kelas B ini dikonsepkan ada 25 struktural, yakni direktur, wakil direktur, tiga bagian dan tiga bidang,” ungkapnya.

Harapannya, dengan adanya perubahan itu maka tentu berdampak pada peningkatan pelayanan yang dikehendaki masyarakat. Jadi, pelayan yang selama ini belum bisa dirasakan oleh masyarakat, dengan naiknya kelas semua itu akan terpenuhi.

Selain itu tambah Sunarto, kedepan RSUD dr Soedomo juga memiliki harapan untik ke kelas A. Karena dilihat dari Permenkes, bed tempat tidur sudah terpenuhi. Tapi untuk menjadi kelas A harus ada pemenuhan sarana prasarana serta SDM.

“Kalau meloncat dari kelas C ke A, bukan hanya keterpenuhan tempat tidur, tetapi juga harus ada misalnya dokter opgyn. Nah, kalau melakukan operasi harus ada ruang dan segala sarana pendukung,” pungkasnya. (pb/yp)

News Feed