oleh

Peduli Pendidikan Islam, Bupati Maryoto Raih Penghargaan dari Menteri Agama

Tulungagung, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung kembali memperoleh penghargaan tingkat nasional. Terbaru penghargaan diperoleh Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, yakni sebagai kepala daerah yang peduli dengan pendidikan Islam.

Tidak tanggung – tanggung, penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia (RI) Jenderal TNI (Purn) Fachrul Rozi pada acara Malam Anugerah Pemberian Penghargaan, Penyampaian Rekor MURI, dan Rapat Kelulusan UM-PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) 2020 yang digelar di Harris Vertu Hotel Harmoni, Jakarta Pusat pada Jumat (21/8/2020).

Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Rozi dalam sambutannya mengapresiasi setinggi-tingginya kepala daerah, termasuk bupati Tulungagung yang meraih penghargaan sebagai bupati peduli dengan pendidikan Islam.

Hal itu tidak lepas atas konsistensi, perjuangan, dan dedikasinya dalam mendukung pembangunan di bidang pendidikan Islam di daerahnya. Dia berharap ke depannya terus terjalin kerja sama yang baik

“Selamat. Kami berharap ke depan kerja sama terjalin semakin baik. Terima kasih atas dukungan yang diberikan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, ada empat kepala daerah yang mendapatkan penghargaan sebagai Bupati/Wali Kota Peduli Pendidikan Islam diantaranya Bupati Tulungagung, Wali Kota Palembang dan, Bupati Jember.

Baca Juga  Kedatangan PMI Dari Luar Negeri, ini Yang Dilakukan Bupati

Serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menerima penghargaan sebagai Gubernur yang menangani Covid-19 dengan Pendekatan Spiritual Selain Protokol Kesehatan, merupakan sebuah apresiasi dari menteri agama. Karena telah konsisten memberikan dukungan dalam pembangunan bidang pendidikan agama dan keagamaan di daerah.

“Kemenag menilai Pemkab Tulungagung mempunyai komitmen sangat baik dalam pembangunan pendidikan keagamaan di daerah,” terangnya.

Selain itu juga Maryoto turut berbangga dengan raihan prestasi IAIN Tulungagung. Dimana IAIN Tulungagung meraih peringkat ke-1 perguruan tinggi Islam dengan Pendaftar Tertinggi UM-PTKIN 2020 kategori IAIN dengan jumlah peminat sebanyak 13.993 pendaftar, serta peringkat ke-3 perguruan tinggi Pendaftar Tertinggi SPAN-PTKIN 2020 kategori IAIN dengan jumlah peminat sebanyak 10.737 pendaftar.

“Dengan demikian, kami menyatakan siap mendampingi IAIN Tulungagung berubah statusnya menjadi UIN,” katanya.

Dia mengakui kerja samanya dengan IAIN Tulungagung sangat baik. Terutama dalam penanganan Covid-19. Dimana, IAIN Tulungagung turut serta membantu dengan meminjamkan salah satu gedung rusunawa kepada pemkab guna dijadikan tempat karantina pasien Covid-19.

Baca Juga  Alih Fungsi Rusunawa IAIN Tulungagung Jadi RS Darurat Corona Ditentang Warga

Dengan adanya fasilitas rusunawa itu, maka strategi penanganan Covid-19 di Tulungagung dapat maksimal. Yaitu dapat melakukan karantina bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dalam status orang tanpa gejala (OTG), sehingga mendapat angka kesembuhan yang tinggi mencapai 97 persen.

“Saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Ini hal yang luar biasa. Saya ucapkan banyak terima kasih atas kerja samanya,” pungkasnya. (dn)

News Feed