oleh

Normalisasi Saluran Air, 15 Dump Truk Angkut Sampah

Surabaya, (afederasi.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya mengantisipasi ancaman bencana banjir saat musim penghujan. Terbaru, dua instansi terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP), dan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) melakukan normalisasi dibeberapa saluran air, Minggu (11/20/2020). Dalam sekejap, keduanya berhasil mengangku sampah dengan menggunakan 15 dump truk.

Kegiatan tersebut juga dipantau langsung Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Berdasarkan pantauan afederasi.com, sejak pukul 09.00 WIB, Risma berangkat dari Rumah Dinasnya menuju lokasi pertama yakni di kawasan Jalan HR Muhammad, Jalan Mayjen Sungkono Wonokitri, hingga Padmosusastro.

Disana, ia memberikan arahan kepada DPUBMP dan DKRTH untuk mengeruk sampah di sungai tersebut. Satu per satu alat berat serta dump truk datang menjemput endapan sampah yang berhasil dikeruk.

“Jadi ini tolong dikeruk ya, kalau yang bagian ini tolong ditutup saja,” kata Wali Kota Risma disela-sela pantauannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP), Erna Purnawati mengatakan saluran air tersebut sebenarnya adalah saluran diversi Gunung Sari. Namun karena wilayah yang dikunjungi masih irigasi, maka tindakan prioritas yang harus dilakukan adalah mengeruk sampahnya.

Baca Juga  Audiensi Dengan BPN Jatim, Risma Dukung Penuh PTSL

“Kalau yang Banyu Urip sampai Sememi kan sudah dikonversi (diturunkan) sudah dikerjakan. Tetapi kalau yang wilayah tadi masih saluran irigasi. Jadi kami keruk-keruk sampahnya,” ujarnya

Setelah hampir tiga jam berada di lokasi itu, Risma bergeser tepat berada di belakang Kantor KPU Surabaya. Di lokasi itu, jajaran terkait membersihkan pedestrian hingga melakukan perantingan pohon. Setelah itu, ia bersama jajarannya tersebut berpindah Kampung Seng, Jalan Pegirian, Kecamatan Semampir.

Erna juga menegaskan dari DPUBMP Surabaya, hasil kerja bakti kali ini berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 15 dump truk. Plt Bappeko ini pun menyebut, ada tiga alat berat yang diturunkan untuk membersihkan wilayah itu.

“Kemudian petugas yang dikerahkan sekitar 100 orang. Mereka terdiri dari satgas PU Bina Marga dan DKRTH. Hingga malam ini masih tetap berlangsung,” kata Erna.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya, Anna Fajriatin menambahkan pembersihan saluran kali ini, memang fokus untuk mencegah datangnya saluran air ditemukan dan segera dibersihkan agar saluran air terus dapat berjalan normal.

Baca Juga  Rumah Lansia 82 Tahun Direnovasi

”Kalau untuk lokasi Mayjend Sungkono, Wonokitri, ada beberapa bangunan liar. Lalu kita komunikasikan dengan warga,” paparnya.

Ia berharap ke depan dalam menjaga kebersihan tiap-tiap wilayah dibutuhkan pula kerjasama warga untuk ikut serta peduli dengan lingkungan. Ia mencontohkan seperti membuat agenda kerja bakti rutin dengan warga setempat sesuai dengan wilayah.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah kesadaran warga juga sangat dibutuhkan untuk menjaga lingkungan sekitar,” tutup Anna. (dwd/yp)

News Feed