oleh

Nilai Kontrak Jembatan Joyoboyo Rp 39 M, Bakal Jadi Ikon Kota Pahlawan

Surabaya, (afederasi.com) – Pembangunan jembatan Joyoboyo yang yang terletak di selatan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) masih dilanjutkan di tengah pandemi Covid-19. Jembatan yang akan menjadi ikon baru di Kota Surabaya ini ditargetkan rampung pada Desember 2020.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati menyatakan dilanjutkannya proyek ditengah pandemi ini lantaran semua peralatan dan konstruksinya sudah impor. Bahkan, hingga saat ini pembangunan fisiknya sudah mencapai 35 persen.

Erna memastikan, Jembatan Joyoboyo ini memiliki panjang 150 meter dengan lebar 17 meter dan tinggi pilonnya 20 meter. Sedangkan struktur jembatannya dari beton bertulang dan voided slab.

Pembangunan Jembatan Joyoboyo yang Mencapai 35 Persen

“Nilai kontraknya Rp 39 miliar dengan tanggal kontrak 15 Oktober 2019, jadi sudah ada 420 hari,” ujar Erna saat ditemui di kantornya, Selasa (23/6/2020).

Erna mengungkapkan saat ini abutment atau kepala jembatan yang berada di bagian bangunan pada ujung-ujung jembatan sudah terpasang. Bahkan, oprit yang berupa timbunan tanah di sisi selatan jembatan sudah terpasang pula.

Baca Juga  KPK Hadirkan Saksi Banggar dalam Sidang Kasus Mantan Ketua Dewan

“Spun pile atau tiang pancang betonnya sudah terpasang semuanya. Jadi, pembangunan fisiknya sudah sekitar 35 persen,” lanjutnya.

Menurutnya di area jembatan itu, nanti akan ada taman dan air mancur yang warna-warni. Bahkan, nanti juga akan ada tempat di tengah-tengah jembatan yang bisa melihat dan menikmati suasana Surabaya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan jembatan ini didesain khusus karena nanti fungsinya tidak hanya jembatan semata, namun juga akan menjadi wahana baru untuk warga Kota Surabaya yang ingin berekreasi. 

“Jadi, ini bukan hanya sekadar jembatan, tapi juga bisa menjadi salah satu ikon Surabaya untuk berekreasi,” kata Risma.

Kendati demikian, wahana baru itu bisa dinikmati dan disaksikan dari lantai 5 TIJ. Di situ, warga bisa menyaksikan Jembatan Joyoboyo dan bisa menikmati suasana Surabaya, karena didesain khusus untuk menjadi wahana rekreasi. Bahkan, nanti di Jembatan Joyoboyo juga akan ada tempat khusus untuk melihat dan menikmati Surabaya. “Mudah-mudahan jembatan ini bisa memberikan manfaat untuk warga Kota Surabaya khususnya dan warga lain dari luar Surabaya yang memanfaatkan jembatan ini,” tutup Risma. (dwd/am)

News Feed