oleh

Ini Yang Dilakukan RSUD dr Iskak, Pada Rangkaian Road Show Bus KPK 2019

Stand pelayanan gratis RSUD dr Iskak Tulungagung, Jawa Timur dalam serangkaian kegiatan Road Show Bus KPK 2019 di GOR Lembu Peteng, Tulungagung

Tulungagung, (Afederasi.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak Tulungagung membuka stand pelayanan gratis yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan road show bus KPK 2019 ‘Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi’ di GOR Lembu Peteng, Kabupaten Tulungagung, selama dua hari yakni pada Selasa (17/09/2019) dan Rabu (18/09/2019).

Kasi Informasi dan Pemasaran, RSUD dr Iskak Tulungagung, Muhammad Rifai mengungkapkan, dalam rangka kegiatan road show bus KPK jelajah negeri anti korupsi di Kota Marmer, pihak RSUD menyediakan pelayanan gratis dengan mengusung tiga dokter spesialis.

Diantaranya dokter spesialis kulit dan kecantikan, dokter spesialis penyakit dalam kemudian dokter spesialis penyakit jantung. Guna mendapatkan pelayanan gratis, disini masyarakat hanya membawa kartu identitas (KTP) atau identitas lainnya ketika datang ke lokasi stand. Dan nomor yang dipakai disini nantinya dapat digunakan untuk kontrol/pemeriksaan berkelanjutan di rumah sakit.

Baca Juga  Bupati Maryoto Terima Penghargaan Dari Gubernur, Juara Satu Peduli Ketahanan Pangan

“Semua masing – masing dokter spesialis itu kita persembahkan untuk masyarakat Tulungagung secara gratis.,” ungkapnya.

Menurut Rifai, inti dari kegiatan ini dengan ikutnya rumah sakit iskak berpartisipasi. Karena rumah sakit berplat merah di Tulungagung ini berharap misi rumah sakit untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat bisa tercapai.

“Kita akan selalu melakukan jemput bola dengan adanya PSC, post hospital nya, setelah menjalani perawatan di rumah sakit kita juga lakukan kunjungan ke rumah pasien, supaya pelayanan ke masyarakat lebih dekat,” ujarnya.

Ada beberapa inovasi yang sudah dilakukan dalam rangka mempercepat layanan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Yaitu melalui inovasi sistem informasi pendaftaran online tanpa antri (si poetri), yang dulu hanya bisa daftar melalui SMS dan aplikasi whastapp. Sekarang untuk kalangan milenial bisa mengakses aplikasi tersebut melalui playstore.

“Setelah pasien menggunakan aplikasi si poetri ini, mereka akan mendapatkan balasan SMS yang memberitahukan nomor antrian serta menunjukkan waktu (jam) berapa mereka mendapat pelayanan. Jadi mereka datang sesuai dengan waktu yang tertera pada pesan balasan dari si Poetri,” jelasnya.

Baca Juga  Sarana Distribusi Obat Tidak Memenuhi Syarat, Ini Penyebabnya

Setelah tiba di rumah sakit, mereka (pasien) menuju pada mesin anjungan pendaftaran mandiri (APM) yaitu aplikasi Si Tole yang telah disediakan di tiga tempat yaitu di depan loket BPJS, Graha, dan loket umum.

“Pada mesin itu nanti mereka hanya memasukkan nomor rekam medik/NIK. Yang kemudian pada layar muncul panduan, sebagai pasien umum atau BPJS,” tuturnya.

Dari mesin Si Tole itu nanti akan tercetak Surat Eligibilitas Peserta (SEP) yang membuktikan jaminan pasien mendapat pelayanan BPJS. Sedangkan untuk pasien umum, nanti akan muncul biil untuk pembayaran di loket umum.

“Jadi pasien memencet sendiri pada mesin APM itu, kemudian dia akan mendapatkan bukti jika pasien sudah datang, kemudian bukti itu diserahkan ke poli yang dituju,” kata Rifai.

Jadi inovasi – inovasi ini bertujuan untuk mengurangi antrian serta mempercepat pelayanan kepada pasien. “Kehadiran kami disini tentunya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta prinsip kami mendekatkan pelayanan kepada masyarakat itu tercapai,” pungkasnya. (an)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed