oleh

Dispendukcapil Belum Buka Kembali Tiga Layanan Administrasi Kependudukan, ini alasannya

Tulungagung, (afederasi.com) – Sejumlah warga Tulungagung nampaknya harus bersabar ketika hendak mengurus administrasi kependudukan seperti halnya layanan kartu keluarga (KK), akta kelahiran dan surat pindah. Pasalnya, hingga kini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tulungagung belum membuka kembali tiga pelayanan tersebut, sejak ditutup pada 1 Juli lalu.

Penutupan sementara layanan KK, akta dan surat pindah di Dispendukcapil Kabupaten Tulungagung, ini dikarenakan pejabat Kepala Dispendukcapil, Justi Taufik, sudah memasuki purna tugas sebagai ASN, sehingga tidak ada yang bisa menandatangani surat administrasi kependudukan tersebut.

Dikonfirmasi terkait adanya penghentian layanan itu, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo membenarkan adanya penghentian sementara tiga layanan permohonan diantaranya KK, akte kelahiran maupun surat pindah di Dispendukcapil. Sedangkan, untuk layanan permohonan KTP masih tetap berjalan.

Namun, pihaknya sudah menunjuk Asisten III Sekda Tulungagung, Tri Hariadi, sebagai Plt Kadispendukcapil Kabupaten Tulungagung. Dengan tujuan, agar pelayanan di Dispendukcapil bisa segera terlaksana.

“Sudah ada Plt Kadispendukcapil. Yakni Pak Tri Hariadi. Nanti layanan KK, akta dan surat pindah di Dispendukcapil bisa dibuka lagi,” ujar Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.

Sementara itu, Tri Hariadi memperkirakan pembukaan kembali layanan permohonan KK, akta dan surat pindah akan berlangsung pada pekan depan. Menurutnya, kendati dirinya sudah ditunjuk oleh bupati sebagai Plt Kadispendukcapil, namun masih butuh waktu untuk laporan ke Dirjen Dukcapil Kemendagri.

“Jadi harus lapor ke Dirjen Dukcapil Kemendagri dulu. Kami perkirakan seminggu sudah bisa ada layanan untuk KK, akta dan surat pindah,” terangnya.

Dari pantaun afederasi.com, terlihat sebuah banner tentang pengumuman penutupan sementara layanan KK, akta dan surat pindah. Banner tersebut dipasang di pintu bagian barat kantor Dispendukcapil.

Dalam banner tertulis, “Mohon Maaf Untuk Sementara Hanya Memberikan Pelayanan KTP, Sedangkan Dokumen Lain (KK,AKTA, Surat Pindah dan lain lain) Menunggu Informasi Lebih Lanjut”.

Beberapa pengunjung sempat kecewa dengan pemberitahuan yang hanya lewat banner itu. Sebab, mereka menilai sangat minim sosialisasi kepada masyarakat. Apalagi ukuran banner dinilai relatif kecil dan tidak dipasang di tempat yang banyak dilihat pengunjung.

Puryani warga Desa/Kecamatan Sendang salah satu pemohon surat pindah, dia merasa kecewa dengan informasi penghentian sementara beberapa layanan administrasi kependudukan. Menurutnya, pihak Dispendukcapil kurang gencar untuk melakukan sosialisasi layanan tersebut.

“Minimal itu informasi bisa disampaikan kepada masing – masing pemerintah desa, agar diteruskan kepada warga yang hendak mengurus administrasi kependudukan. Sehingga mereka tidak harus ke Dispendukcapil, jika adanya penghentian sementara layanan,” katanya. (an)

News Feed