oleh

Chekpoin Trenggalek Bakal Dievaluasi

Trenggalek, (afederasi.com) – Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin bakal segera melakukan evaluasi tentang keberadaan chekpoin yang ada dititik-titik jalur masuk Kabupaten Trenggalek.

Chekpoin memang bakal kita lakukan evaluasi. Untuk hasilnya apakah nanti akan dibubarkan atau diteruskan akan kita sampaikan dalam pers rilis secara resmi,” ungkap Bupati Trenggalek M.Nur Arifin, Jumat (11/9/2020).

Pria yang akrab disapa Gus Ipin tersebut melanjutkan, chekpoin sendiri dalam pendiriannya tidak hanya mendata pelaku perjalanan. Namun juga memberikan sistem sebagai langkah menekan angka kriminalitas.

“Semua tahu dengan adanya Covid-19, berdampak pada semua sektor seperti perekonomian. Dan semua jajaran telah memprediksi angka kriminalitas juga akan naik,” terangnya.

Dalam evaluasi nanti lanjut Gus Ipin, salah satunya mungkin mengambil langkah bagaimana caranya menekan anggaran untuk penanganan.

“Memang banyak pertimbangan, namun paling tidak aspirasi sebelumnya dari teman-teman DPRD telah diterima. Dan itu nanti bakal dilakukan evaluasi bersama gugus tugas dengan cara melakukan serangkaian kegiatan,” jelasnya.

Masih kata Gus Ipin, secara pelaksanaan kegiatan memang bakal ada evaluasi chekpoin dengan ketegasan untuk menerapkan Inpres nomor 6 dan Perbup nomor 31 terkait penegakan disiplin protokol kesehatan.

Baca Juga  Lamongan Zona Merah, 10 Orang Positif Covid-19

“Kita juga akan meminta Kepala Desa dan Satgas untuk kerjasama dengan forum kemitraan Polisi dan masyarakat,” ucapnya.

Ditambahkan Arifin, harapannya jika ada MoU, progresnya petugas yang ada di desa bisa mengambil sanksi karena di Inpres ada penegakan hukuman yang bisa diambil.

“Tidak ada hukuman denda, akan tetapi hukuman mungkin lebih ke tentang sosial,” pungkasnya.

Perlu diketahui, menurut data yang dipublikasikan dari Dinas Kominfo Trenggalek, kasus positif saat naik mencapai 208 orang. Kendati demikian, juga dibarengi angka kesembuhan yang juga naik. (pb/yp)

News Feed