oleh

Cegah Kemacetan Berkepanjangan, Pemkot Surabaya Resmikan Proyek Box Culvert

Surabaya, (afederasi.com) – Proyek pembangunan box culvert di wilayah Surabaya Barat (Manukan-Sememi), telah diresmikan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Pembangunan box culvert dengan panjang 2.960 meter itu dibangun dengan tujuan meminimalisir tingkat kemacetan yang sering terjadi di area Manukan-Sememi, lantaran wilayah tersebut dianggap kawasan krusial. Selain itu juga box culvert yang baru diresmikannya ini juga berfungsi untuk meminimalisir banjir saat musim hujan tiba.

“Jadi habis dari Kecamatan Manukan itu, kalau jalan ini dibuka, yang sebelah sana pasti bisa lancar (arus lalu lintas),” ungkap Risma.

Risma menyatakan bahwa proyek tersebut merupakan salah satu akses menuju venue Piala Dunia U-20, Gelora Bung Tomo (GBT). Box culvert Manukan-Sememi akan segera terhubung ke perempatan di Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB).

“Ini bisa untuk akses ke GBT. Jadi bisa lewat tol dan lewat sini. Lewat biasanya (jalan masuk stadion GBT) itu sudah kita lebarkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati menambahkan, pengerjaan box culvert itu telah selesai digarap sepanjang 13,5 meter, terhitung mulai dari wilayah Girilaya hingga Babat Jerawat.

Baca Juga  Kapolda dan Walikota Risma Resmikan 35 Kampung Tangguh Semeru

“Bagian yang kurang itu, 1 kilometer antara Jembatan Kandangan ke Grand Pakuwon,” kata Erna.

Bentang 13,5 meter pada box culvert sendiri memakan biaya hingga Rp840 miliar. Kemudian pengadaan tanah membangun proyek ini sebesar Rp 72 miliar, dengan luas 17.827 meter persegi.

“Pengadaan tanah itu yang khusus cellnya tiga dan memang tanahnya harus dibebaskan. Yang kita bebaskan sebanyak 842 persil. Sedangkan yang 1 kilometer targetnya 2020 harus selesai,” pungkas Erna. (dwd/dn)

News Feed