oleh

Bupati : Awal 2021, Pasar Hewan Terpadu Dapat Difungsikan

Tulungagung, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyatakan pasar hewan terpadu yang berada di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol bakal beroperasi pada awal tahun 2021 mendatang. Hal itu diungkapkan oleh Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo saat meninjau lokasi pasar pada Senin (28/9/2020).

Bupati Maryoto dalam tinjauannya di lokasi pasar yang berdiri diatas tanah bengkok kelurahan Kepatihan, masuk Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol itu, dengan didampingi oleh Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Robinson Nadeak.

Bupati mengitruksikan kepada Plt Kepala Dinas PUPR untuk segera melakukan pembersihan terhadap tanaman liar yang ada di area tambatan hewan. Sebab Dinas PUPR telah menerbitkan Surat Perintah Kerja (SPK) pengerjaan lanjutan pasar hewan ini. Sebagai langkah awal pengerjaan proyek adalah pembersihan area pasar.

“Ini harus segera dibersihkan dan segera ditempati. Kalau tidak akan semakin rusak. Saya minta dalam dua minggu ke depan sudah bersih dari tanaman liar,” tegas Maryoto.

Maryoto berharap jika pasar hewan terpadu ini mulai difungsikan pada awal 2021. Menurutnya sisa waktu hingga akhir tahun sudah cukup untuk membangun kekurangan fasilitas seperti peneduh pada tambatan hewan dan sarana pelengkap, seperti toilet.

Baca Juga  Bupati Tinjau Lokasi Proyek Perbaikan Infrastruktur, Pastikan Berjalan Lancar

“Saya harap awal tahun 2021 sudah pindah ke sini, kalau tidak nanti malah repot. Yang kurang kan bukan bangunan atas, tinggal fasilitas penunjang,” katanya.

Disinggung adanya lantai bangunan yang amblas serta mengalami kerusakan, karena pemadatan yang dilakukan sangat buruk. Bupati mengakui akan hal itu. Menurutnya, kerusakan yang timbul ini akan diperbaiki dengan anggaran dari Pemkab Tulungagung. Sebab bangunan ini sudah penyerahan tahap ke dua, sehingga lewat masa pemeliharaan. Yang pasti kerusakan sudah diperbaiki sebelum pasar dioperasikan.

“Prosesnya ini sudah P2, sehingga sudah jadi tanggung jawab kita. Sekalian akan dilakukan perbaikan sebelum difungsikan,” ujar Maryoto.

Bupati menambahkan, untuk pasar hewan yang saat ini ada di Desa Beji, Kecamatan Boyolangu. Nantinya akan diubah menjadi mal pelayanan publik.

Sementara itu Plt Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Robinson Nadeak, mengungkapkan jika secara umum pasar ini sudah siap untuk ditempati. Mulai dari pijakan sapi, tambatan hewan, timbangan hingga pengolahan air limbah.

“Untuk sarana prasarana sudah siap, tinggal fasilitas penunjang seperti toilet,” imbuhnya. (dn)

News Feed