oleh

Buka Muskercab III PCNU, Ini yang Disampaikan Risma

Surabaya, (afederasi.com) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membuka Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) III PCNU Kota Surabaya, Sabtu (20/9/2020). Acara tersebut dibuka secara virtual dari rumah dinas walikota di Jalan Sedap Malam.

Pada kesempatan itu, Walikota Risma berterima kasih kepada jajaran PCNU, terutama anshor yang selama ini telah banyak membantu dalam mengimplementasikan berbagai programnya. Salah satunya program yang telah dijalankan, yakni penutupan Lokalisasi Dolly.

“Pertama, matur nuwun selama menjabat 10 tahun sebagai walikota saya dibantu. Pada tahun 2012 saat menutup Dolly saya dibantu anshor se-Surabaya,” ungkap Risma, saat memberikan sambutannya di rumah dinas, Sabtu (20/9/2020).

Risma mengungkapkan, bahkan hingga kini dirinya sering mendengar dari masyarakat bahwa keputusan menutup lokalisasi tersebut dinilai memang tepat. Bahkan hal itu kerap disampaikan warga saat ia bertemu dengan masyarakat.

“Beberapa kali saat pertemuan warga bilang pada saya soal keputusan itu. Sekali lagi matur nuwun,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Risma mengajak kepada warga NU dan warga Kota Surabaya untuk berjuang bersama. Jika dulu berjuang melawan penjajah untuk meraih kemerdekaan supaya bisa sekolah, makan dan hidup normal, tapi sekarang berjuangnya berbeda.

Baca Juga  Imbas Covid-19, Omzet Penjualan Kerupuk Turun 40 Persen

“Mungkin kalau sekarang kita melihat anak-anak pegang HP dan melihat sesuatu yang tidak benar, ayo, monggo kita ingatkan. Kita perangi ini bersama-sama,” kata Risma.

Di samping itu, dia juga mengajak untuk terus menegakkan Al-Quran dan Al-Hadist untuk memerangi kebatilan yang bentuk berbeda-beda. Menurutnya, sekarang ini memang harus menegakkan dengan cara yang berbeda untuk menyelamatkan anak-anak Surabaya.

“Jangan sampai anak-anak kita dicekoki khilafah-khilafah dan lainnya yang dapat merusak tatanan negara dan agama kita,” paparnya.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk saling bergandengan tangan dan bersama-sama untuk menyelamatkan anak-anak. Ia pun yakin apabila ini dilakukan bersama-sama, pasti bisa mempertahankan anak-anak dan bisa selamat di dunia dan akhirat.

Ia juga mengatakan bahwa jika dapat menyelamatkan generasi muda dari hal-hal yang negatif, maka sama halnya dengan menyelamatkan sebuah negara dari kehancuran. Oleh sebab itu, ia tak henti-hentinya berpesan agar dapat bergotong royong menjaga para pemuda khususnya di Surabaya untuk memiliki akhlak yang baik.

Baca Juga  Imigrasi Periksa WNA yang Ngamuk di Pusat Kuliner, Ini Hasilnya

“Saya juga minta tolong Ansor untuk membina Remaja Masjid (Remas) sehingga anak-anak kita bisa mendapatkan pendidikan agama yang baik,” ucap Risma.

Kendati demikian, ia menambahkan agar ke depan, silaturahmi semacam ini tetap terjaga dengan baik, sehingga ulama dan umaro’ bisa terus bekerjasama dan para ulama juga dapat saling bergandengan tangan.

“Sehingga kita bisa saling menciptakan lingkungan dan kota yang sehat. Sehat batinnya, sehat rohaninya dan sehat akhlaknya. Bukan hanya sehat secara fisik,” pungkas Risma. (dwd/yp)

News Feed