oleh

Bersama Petani Dipertabun Kabupaten Kediri Kendalikan Hama Ulat Grayak

Kediri, (afederasi.com)  – Munculnya serangan hama ulat grayak yang menyerang tanaman jagung di wilayah Kecamatan Purwoasri direspon cepat oleh Pemerintah Kabupaten Kediri. Melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan setempat, dilakukan pengendalian terpadu bersama petani, (3/9/2020).

“Kita serentak untuk mengendalikan hama ulat grayak supaya tidak meluas. Satu hamparan kita kendalikan secara bersama-sama. Karena selama ini petani cenderung mengendalikan pada spot-spot, tetapi ini serentak,” ujar Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Purwoasri, Khairudin.

Sejak dua pekan terakhir hama ulat grayak menyerang tanaman jagung milik petani di Dusun Sengon, Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri. Akibat serangan hama ini, tanaman milik petani rusak. Bahkan, ada satu petak lahan seluas 1.400 rhu terpaksa dibongkar karena dalam kondisi kritis.

Ulat grayak frugiperda (UGF) mulai menyerang tanaman jagung dari rentan usia paling muda 15 hari. Bila tidak segera diatasi, serangan Hama UGF yang dikenal dengan nama ilmiah (Spodoptera frugiperda J.E. Smith) ini bisa berlanjut umur 30 hingga 55 hari. Hama yang berasal dari benua Amerika ini dikenal cepat menyebar.

Baca Juga  Petani Jagung Keluhkan Serangan Ulat Tentara

Merespons kejadian itu, Dinas Pertanian dan Perkebunan menerjunkan petugas di lapangan untuk melakukan pengamatan. Selanjutnya, Dipertabun memberikan bantuan pestisida kepada petani terdampak.

“Kami menggunakan insektisida yang kontak dalam sistem. Ini tadi kebetulan dari Dinas ada pestisidanya, kita ambil untuk upaya pemberantasan hama. Ini sifatnya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kediri,” tambah Khairudin.

Sedikitnya 30 orang petani terlibat pengendalian hama terpadu ulat grayak. Mereka tergabung dalam Kelompok Tani Padi Unggul. Sementara itu, dari hamparan lahan pertanian seluas 25 hektar yang ada di daerah ini, proses pengendalian sudah berjalan pada 10 hektar. Sementara sisanya, 15 hektar akan segera direalisasikan hari berikutnya. Adv/kominfo

[08.09, 16/9/2020] Ducan Kediri: 3.484 KPM di Kabupaten Kediri Dapat Bantuan Jaslut Pemprov Jatim

Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Sosial kembali menyalurkan bantuan Jaminan Sosial Lanjut Usia atau Jaslut. Pada tahap ketiga ini, total penerima bansos Jaslut dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebanyak 3.484 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Karena berada di tengah pandemi Covid-19, proses penyaluran dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Petugas dan masyarakat penerima berada pada jarak aman atau physical distancing. Seperti yang berlangsung di empat wilayah kecamatan, masing-masing Kecamatan Plemahan, Kunjang, Purwoasri dan Papar.

Baca Juga  Petani Jagung Keluhkan Serangan Ulat Tentara

Untuk wilayah Kecamatan Plemahan berlangsung di Balai Desa Plemahan. Sedangkan di Kecamatan Kunjang, penyaluran dilakukan di Pendopo Kecamatan Kunjang, Kecamatan Purwoasri di Balai Desa Bulu dan untuk Kecamatan Papar berlangsung di Balai Desa Pehwetan. Petugas menyalurkan bantuan uang tunai Rp 500 ribu yang diberikan kepada KPM PKH plus.

“Untuk wilayah Kecamatan Plemahan 222 KPM, Kecamatan Kunjang 67 KMP, Kecamatan Purwoasri 152 KPM, dan Kecamatan Papar 142 KPM. Pada tahap ketiga ini jumlah penerima sebanyak 3.484 KPM yang tersebar pada 26 wilayah kecamatan,” ungkap Didik Swasana Prabawa, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kediri.

Jaslut merupakan program kolaborasi Pemerintah Pusat, Provinsi Jatim dan Pemerintah Kabupaten Kediri. Sementara itu, setiap penerima manfaat mendapatkan jatah bantuan sebesar Rp 2 juta, yang diterimakan dalam empat kali bayar. Sehingga setiap kali penyaluran senilai Rp 500 ribu untuk tiap KPM.

Melalui bansos Jaslut ini, Dinsos Kabupaten Kediri berharap dapat meringankan beban perekonomian masyarakat, khususnya di tengah krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19. Sementara itu, penyaluran di empat wilayah kecamatan bagian utara Kabupaten Kediri ini menutup rangkaian distribusi Jaslut untuk tahap ketiga di Tahun 2020. (adv/kominfo)

News Feed