oleh

Tidak Sekedar Hobi, Manjakan Pecinta Bonsai dengan Pameran

Tulungagung, (afederasi.Com) – Bagi warga Kota Marmer yang menggandrungi tanaman hias jenis Bonsai, jangan sampai melewatkan pameran yang digelar oleh Kreator Tanaman Hias ini.

Bertempat di lantai 3 Belga Swalayan, para pencinta Bonsai bisa menikmati kreasi tanaman hias dari 20 seniman tanaman.

“Pameran ini akan digelar hingga Jum’at depan, dimulai pukul 08.00 WIB-21.00 WIB,” kata penanggung jawab acara Budianto, Sabtu (10/9/2020) malam.

Budianto mengungkapkan, pameran ini sengaja dilaksanakan untuk mengobati rindu pecinta Bonsai. Selain itu, melalui pameran ini bisa dijadikan tempat bertukar wawasan dan informasi seputar tanaman bonsai. Menurutnya, menanam Bonsai bukan lagi hanya sekedar menyalurkan hobi, namun juga ada nilai bisnisnya.

“Alhamdulilah, hari ini baru dibuka antusias warga lumayan tinggi,” kata pria yang tinggal di Desa Majan Kecamatan Kedungwaru tersebut.

Masih menurut Budianto, kriteria Bonsai yang benar itu ada rumusnya. Mulai dari akar, batang, dahan, dan rantingnya harus sesuai rumus biar semakin kelihatan unik dan indah. Selain itu Bonsai juga memunyai berbagai macam jenis.

Baca Juga  Besok Tes SKB, Begini Gambaran Pelaksanaannya

“Dalam endemic Indonesia sendiri, ada jenis Bikes seperti Beringin, Karabet, dan Tapak, jenis lainya di Import dari Cina dan Thailand,” terangnya.

Adapun Perbedaan Bonsai dengan tanaman hias lainnya lanjut Budianto, terletak pada rumus dan seninya. Semakin unik rumus seni yang digunakan dalam Bonsai, maka semakin tinggi juga daya belinya.

“Bedanya dengan tanaman hias lain itu tidak memakai rumus,” imbuhnya.

Sedangkan tanaman Bonsai yang di datangkan dari Cina dan Thailand, dibudidayakan di Indonesia karena Indonesia merupakan Jamrud Khatulistiwa, jadi tanaman nya lebih subur jika ditanam di Indonesia.

Disinggung mengenai kisaran harga, Budianto menuturkan seni itu sebenarnya tidak ada batasan harganya. Namun, karena ini merupakan pameran dan tidak hanya memamerkan tetapi juga menjual hasil seni Bonsai jadi sudah ada patokan yang ditempel di masing-masing tanamannya.

“Karya seni sebenarnya tidak bisa dihargai dengan rupiah, melihat orang lain kagum dengan hasil karya kita itu sudah membuat kita bangga,” jelasnya.

Budianto menambahkan, melihat tingginya antusias warga di pameran ini, kedepan pihaknya berencana mengadakan event yang serupa dengan kemasan yang berbeda pula. (er/yp)

News Feed