oleh

Napak Tilas Sejarah, Ansor Ziarah Makam Sesepuh Ngantru

Oleh Iqlal Alifien*

Tulungagung, 7 Agustus 2020 Berawal dari rasa keingintahuan tentang sejarah di wilayahnya, PAC GP Ansor Ngantru mengadakan kegiatan yang diberi nama Sambung Sanad yaitu menziarah serta napak tilas atau mencari informasi tentang sesepuh-sesepuh yang bersemayam di tanah wilayah kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung.

Kegiatan ini dilakukan rutin setiap Jumat Kliwon sore dan Jumat (7/8/20) ini adalah kali ketiga pelaksanaannya. Kali ini ada 2 tujuan makam yang diziarahi yaitu Makam Mbah Hasan Rofingi dan KH. Mahfudz.

Menurut warga sekitar yang juga keturunan dari Mbah Hasan Rofingi, beliau dulunya adalah salah satu panglima perang dari pasukan Pangeran Diponegoro yang diperintah untuk pergi ke arah timur setelah tertangkapnya Pangeran Diponegoro.

Sedangkan KH. Mahfudz ialah ayah dari Rais Syuriah MWC NU Ngantru saat ini, KH. Miftah Mahfudz. Almarhum KH. Mahfudz dikenal sebagai ahli falakkiyah tersohor pada zamannya, salah satu karyanya adalah pembuatan penunjuk waktu sholat yang masih terawat di lokasi Masjid Agung Al Munawar Tulungagung.

“Kegiatan Sambung Sanad ini kami adakan agar para generasi penerus lebih faham akan sejarah Ngantru ini sekaligus memperkokoh iman kami kepada Allah SWT” ujar Zainul Arif yang sering dipanggil Kang Inung, Koordinator Sambung Sanad.

“PAC GP Ansor Ngantru memang sengaja menguak dan akan terus mencari tahu lebih dalam tentang informasi tokoh-tokoh besar yang ternyata bersemayam di wilayah Ngantru ini” pungkas H. Yuzki Maksum, Ketua PAC GP Ansor Ngantru.

Kegiatan ini sebenarnya dimulai pada awal bulan Februari 2020 namun karena Pandemi Covid-19 terpaksa berhenti sementara dan sejak kemarin mulai dilaksankan kembali tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru.

*Penulis adalah Penyuluh Agama Islam KUA Ngantru yang aktif di PAC GP Ansor Ngantru 

News Feed