oleh

Ratusan Guru Sembuh dari Covid-19, Empat Orang Masih Jalani Perawatan

Surabaya, (afederasi.com) – Sebanyak 393 guru yang sebelumnya terdeteksi positif Covid-19, kini sudah dinyatakan sembuh. Bahkan hingga kini, tinggal menyisakan empat orang guru saja yang menjalani perawatan dan masih dikarantina.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita menyatakan, data terbaru per hari Kamis (3/10/2020) data kumulatif guru yang telah diswab sebanyak 4.460 orang. Dari jumlah tersebut, hasil yang sudah keluar berjumlah 3.686 orang, dengan rincian yakni pasien terkonfirmasi positif ada 393 orang dan negatif berjumlah 3.280 orang.

“Hari ini guru yang terkonfirmasi hanya tinggal empat orang saja. Mereka dari Kecamatan Wonocolo. Saat ini karantinanya di Hotel Asrama Haji,” ungkap Febria saat dikonfirmasi di Dapur Umum Balai Kota Surabaya, Jumat (4/10/2020).

Febria mengungkapkan, pasien-pasien yang terpapar tersebut sebagian besar statusnya sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) dan tidak memiliki komorbid (penyakit penyerta). Dirinya memastikan proses kesembuhan mereka bisa berlangsung cepat. Tidak hanya itu, ia juga mengatakan salah satu strategi agar pasien yang terpapar dapat lekas pulih, yakni dengan cara masif melakukan deteksi dini. Dari sanalah, saat diketahui hasilnya kemudian Dinkes langsung bergerak untuk melakukan penanganan.

Baca Juga  Tunggu Konsumen, Pengedar Sabu Diciduk

“Kenapa harus dilakukan pemeriksaan masif ? Karena kita harus menemukan dari awal deteksi, begitu mengetahuinya langsung kita terapi. Ini salah satu cara kita, agar pasien banyak yang sembuh,” kata Febria.

Pada kesempatan yang sama, bagi para guru yang memiliki komorbid (penyakit penyerta) maka diwajibkan untuk ekstra menjaga kondisinya agar tidak kambuh. Misalnya, penyakit diabetes harus tetap mengkonsumsi obat-obat yang dianjurkan agar diabetesnya tetap terkendali.

“Jadi seperti diabetes itu tidak mungkin sembuh. Tetapi dia bisa terkendali,” ujarnya.

Bahkan, dirinya juga mengimbau kepada para guru agar memperketat dalam menjaga protokol. Terutama menjaga jarak, mengenakan masker dan rajin cuci tangan, olahraga rutin, mengkonsumsi makanan sehat dan berjemur sebelum pukul 09.00 WIB. Apabila nanti para guru datang ke sekolah maka dilarang untuk makan bersama-sama tanpa memperhatikan jarak.

“Apalagi ngobrol tanpa mengenakan masker. Jangan sampai itu terjadi karena kita tidak tahu virus itu ada dimana,” paparnya.

Di samping itu, Feny mengungkapkan hingga kemarin, Rabu (3/9/2020) jumlah pasien kumulatif yang dinyatakan sembuh mencapai 9.989 orang. Angka itu merupakan bagian dari jumlah kumulatif pasien konfirmasi sebanyak 12.436 orang.

Baca Juga  Umpankan Istri yang Sedang Hamil, Suami Rampok Korban

“Untuk yang dalam perawatan yakni 1.501 terdiri dari rawat jalan 692 orang, rawat inap rumah sakit 569 orang, Hotel Asrama Haji 163 orang dan RS lapangan 77 kasus,” pungkas Febria. (dwd/yp) 

News Feed