oleh

Gara-gara Ventilator Terbatas, Seorang PDP Akhirnya Meninggal Dunia

Situbondo, (afederasi.com) – Baru sehari dirawat pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan meninggal dunia di RS Elizabeth, Selasa (16/6/2020). Belakangan diketahui, PDP ini adalah E warga Desa Kilensari Kecamatan Panarukan, merupakan pasien rujukan dari RSU dr Abdoer Rahem.

Pasien perempuan ini dirujuk, lantaran membutuhkan penanganan medis, berupa penggunaan ventilator. Sehubungan di rumah sakit plat merah itu alat bantu pernafasannya sedang terpakai di ICU, maka terpaksa dirujuk.

E sendiri sebenarnya awal dirawat di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, sejak 11 Juni lalu, dengan keluhan sesak nafas disertai demam dan batuk. Pada tanggal 15 Juni kondisinya memburuk, hingga harus dirujuk ke RS Elizabeth, karena membutuhkan penanganan dengan alat ventilator.

“Hasil rapid test non reaktif, gambaran foto 14 juni 2020 nampak gambaran Pneumonia atau radang paru, yg meluas dari hasil foto rontgen yang dilakukan pada 11 Juni. 15 Juni terjadi gagal nafas, sehubungan dengan ventilator ya sudah terpakai pasien lain, kemudian dipindah ke RS Elizabeth untuk pemasangan ventilator, pada 16 Juni pasien dinyatakan meninggal dunia,” tulis juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Agung Wintoro.

Baca Juga  Bertambah 41 orang Positif Covid-19, Angka Kesembuhan alami Penurunan Jadi 41 Persen

Diketahui, hingga saat ini data yang dihimpun dari GTPP Covid-19, ada 85 orang dinyatakan positif Corona, 11 diantaranya dinyatakan sembuh. Sementara rawat inap sebanyak 19 orang, 13 orang isolasi mandiri, serta 34 orang isolasi di Gedung Observasi. Sementara itu ada delapan orang meninggal dunia.(ari/am)

News Feed