oleh

Biaya Tes Swab Mandiri Rp 900 ribu, Ini Penjelasannya

Tulungagung, (afederasi.com) – Bagi warga Kota Marmer yang menghendaki tes swab mandiri harus merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya, mengacu surat edaran nomor HK.02/I/3713/2020 yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah ditentukan batasan tarif tertinggi sebesar Rp 900 ribu.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung Didik Eka menjelaskan, terkait harga yang sudah ditetapkan Kemenkes pada tanggal 5 Oktober 2020 melalui surat edaran yakni Rp 900 ribu. Keputusan tersebut diambil karena banyaknya Faskes (Fasilitas kesehatan) dibeberapa daerah yang di dalamnya termasuk rumah sakit dan laboratorium yang saat ini memiliki harga bervariasi terkait dengan pemeriksaannya, termasuk di dalamnya swab dan RT-PCR.

Maka dirasa perlu untuk menetapkan tarif yang sama agar masyarakat mempunyai kepastian terkait dengan pelayanan pemeriksaan tersebut.

“Untuk besaran tarif ini ditentukan maksimal Rp. 900 ribu, sudah mulai dari bahan pengambilan maupun pemeriksaanya,” kata Didik kepada pihak afederasi.com, Kamis (15/10/2020).

Didik menambahkan terkait dengan pemeriksaan swab dan RT-PCR kali ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang atas permintaan sendiri (APS) atau mandiri. Itu berarti tidak berlaku untuk kegiatan penelusuran kontak atau rujukan kasus Covid-19 yang penyelenggaraannya mendapatkan bantuan pemeriksaan dari pemerintah.

Baca Juga  Corat-coret, Enam ABG Diamankan Polisi

“Kalau kegiatan tracing atau penelusuran kasus Covid-19 yang dilakukan oleh dinas kesehatan itu free tidak ada biaya karena itu sudah menjadi ranah dari instansi pemerintah, namun kalau masyarakat mau memeriksa sendiri biayanya Rp. 900 ribu,” imbuhnya.

Meski begitu, masyarakat dihimbau untuk memilih laboratorium yang sudah diakui oleh Satgas Penangan Covid-19 agar standarisasi pemeriksaan yang sudah ditetapkan Kemenkes berjalan sesuai dengan mestinya. Didik menambahkan bahwa untuk Tulungagung sendiri yang sudah diakui secara nasional ada 2 laboratorium termasuk salah satunya RSUD dr Iskak.

“Di Tulungagung ada 2 laboratorium, untuk laboratorium yang satu sudah diakui secara nasional dan yang satu kerjasama dengan RSUD dr Iskak, untuk tata sesuai dengan instansi terkait,” ungkapnya. (is/yp)

News Feed